oleh

PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari Diduga Tunggak Pajak Rp 32 Miliar

-Utama-729 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari alias PT DKB diduga keras menunggak pajak selama 3 tahun terakhir dengan total nilai mencapai Rp 32 miliar.

Informasi tersebut diperoleh dari salah seorang petugas Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kecamatan Tanjung Priok.

Menurut informasi tadi, hingga kini belum ada tindakan penagihan aktif dari pihak unit perpajakan daerah.

“Padahal kami sudah pasang plang segel sejak tahun 2015,” katanya.

Kabar PT DKB yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menunggak pajak hingga puluhan miliar rupiah sebenarnya bukan pertama kali terdengar.

Pada 2015 silam, nama PT DKB mendadak mencuat setelah petugas pajak dari Sub Dinas Pelayanan Pajak (DPP) Jakarta Utara mengungkap tunggakan pajak perusahaan tersebut yang mencapai Rp11,6 miliar. Bahkan saat itu, beberapa pegawainya juga mengaku belum menerima gaji.

Tunggakan pajak bernilai belasan miliar PT DKB pada tahun 2015 silam terungkap saat Suku Dinas Pelayanan Pajak (DPP) Jakarta Utara melakukan pemasangan plang peringatan tunggakan pajak di perusahaan itu.

Kepala Suku Dinas DPP Jakarta Utara, Selkiansyah mengatakan, dari data perpajakan yang ada, PT DKB tak pernah membayar pajak sejak tahun 1993 lalu.

“Bangunan ini adalah bangunan yang bergerak di sektor perbaikan (dok) kapal, sudah menunggak sejak 1993 dengan total tunggakan 11,6 miliar,” ujar Selkiansyah saat itu.

Menurut Selkiansyah, PT DKB dipasangi plang beristilah plang malu bertuliskan ‘Bangunan dan tanah ini belum melunasi Pajak PBB – B2’ karena pihak perusahaan tidak pernah menggubris imbauan yang dilayangkan DPP. (indra)

News Feed