oleh

Melianus Belau Dilantik Sebagai Ketua DPRD Intan Jaya

 

Nabire, Radar Pagi – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Nabire, Erenst Jannes Ulaen SH MH, melantik Ketua DPRD Penggantian Antar Waktu (PAW) Kabupaten Intan Jaya dari Marten Tipagau, S. Sos kepada Melianus Belau di Nabire, Selasa (30/10/2018).

Pelantikan Melianus Belau berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Papua No. 155/356/Tahun 2018 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Penggantian Antar Waktu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Intan Jaya Periode Tahun 2014-2019.

Dalam SK Gubernur Papua bertanggal 5 Oktober 2018 yang ditandatangani oleh Gubernur Lukas Enembe tersebut juga diterangkan bahwa Marten Tipagau diberhentikan dengan hormat dari kedudukannya sebagai Ketua DPRD Intan Jaya, digantikan oleh Melianus Belau, terhitung sejak tanggal pengucapan sumpah/janji yang dipandu oleh Ketua PN Nabire.

Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, SS, M.Si yang turut hadir dalam pelantikan Ketua DPRD Penggantian Antar Waktu ini dalam sambutannya pertama-tama mengucapkan terima  kasih kepada Bupati Nabire selaku tuan rumah tempat penyelenggaraan pelantikan. Ucapan terima kasih juga ditujukan untuk Ketua PN Nabire yang telah memimpin jalannya pengambilan sumpah/janji Ketua DPRD Intan Jaya yang Baru. 

Tak lupa Bupati Natalis Tabuni mengucapkan selamat bekerja untuk Melianus Belau sebagai Ketua DPRD yang baru dilantik. Bupati berharap Melianus dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Natalis juga mengingatkan bahwa Kabupaten Intan Jaya dalam waktu dekat memiliki agenda penting, yaitu penyusunan dan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2019.

Dari kiri ke kanan: Kadis P&P Apolos Bagau, Wakil Bupati Intan Jaya Yann Kobogoyauw, Ketua 1 DPRD Yacob Labene, Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, Melianus Belau, Ny. Melianus Belau dan kerabat

Selain itu, ada juga pembahasan beberapa Rancangan Peraturan Daerah yang telah disampaikan eksekutif kepada DPRD termasuk penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2018-2012.

“Hal ini membutuhkan komitmen serius dari kita guna menghasilkan output berupa payung hukum berupa peraturan daerah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Intan Jaya,” kata Bupati Natalis Tabuni.

Selain itu, Pemkab Intan Jaya masih mengupayakan penyelesaian konflik pasca pilkada secara menyeluruh melalui ritual adat, sehingga perdamaian dapat terwujud dengan semua pihak sebelum perayaan Natal 2018.

“Supaya kita bisa menyambut Natal dan Tahun Baru 2019 dengan hati yang bersih dan penuh damai,” kata Bupati Natalis.

Bupati Natalis juga meminta seluruh OPD untuk segera kembali ke Intan Jaya, karena saat kerusuhan pilkada kemarin, hampir seluruh OPD mengungsi ke Nabire. (Om Yan)

 

 

 

News Feed