oleh

Petani Berau Mampu Produksi Jagung Hibrida Balitbangtan 10-12 Ton/Hektare

-Kalimantan-162 views

 

Berau, Radar Pagi – Petani jagung di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, sukses mengembangkan jagung hibrida Balitbangtan (Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian) Kementerian Pertanian di lahan masam.

Saat panen raya jagung di Desa Sukan Tengah Kecamatan Sambaliung Kabupaten Berau, Bupati H. Muharram mengungkapkan Berau telah mampu memproduksi jagung dengan produktivitas antara 10-12 ton per hektare.

Lebih lanjut Muharram mengatakan, Berau akan dijadikan sebagai sentra jagung Provinsi Kalimantan Timur dan akan menjadi salah program unggulan daerah untuk meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat. 

Ke depan, Kabupaten Berau berharap dapat memproduksi sendiri benih jagung hibrida untuk memenuhi kebutuhan petani yang terus meningkat.

Menurut Ketua Kelompok Tani, Rafiq saat ini harga jagung mengalami kenaikan di Berau dimana jagung dengan tongkol dihargai Rp1.300 per kilogram.

“Kami menikmati hasil yang tinggi dengan harga yang baik, sehingga kami berharap bantuan pemerintah untuk memberikan akses yang lebih luas dalam penyediaan input produksi dan jaminan pasar,” tutur Rafiq.

Sementara itu Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia Dr. Muhammad Azrai menyatakan bahwa Balitbangtan Kementerian Pertanian telah mengembangkan teknologi produksi jagung di daerah lahan masam dan kering masam.

Teknologi produksi yang dimaksud meliputi teknologi pengelolaan lahan/tanah menggunakan rock fosfat dan kapur serta varietas unggul yang diskrining khusus untuk daerah dengan kondisi tanah masam.

Varietas Nasa 29 yang dilaunching oleh Presiden Jokowi pada 2016 lalu juga telah teruji pada lahan masam di berbagai daerah seperti Sumsel, Jambi, Riau, Kalsel, Papua dan Kaltim.

“Dengan teknologi budidaya sesuai anjuran petani dapat memetik hasil lebih dari 10 ton per hectare,” kata Muhammad Azrai. (jar)
 

 

 

News Feed