oleh

Pemerintah Segera Bangun Dua PLBN di Nunukan, Indonesia Semakin Megah

-Kalimantan-187 views

 

Nunukan, Radar Pagi – Pemerintah segera membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kalimantan Utara (Kaltara).Dari empat PLBN yang diusulkan ke pemerintah pusat, dua di antaranya akan mulai dibangun 2019 mendatang.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (3/112018), disebutkan kedua PLBN ini berada di Sei Pancang, Kecamatan Sebatik, dan Long Midang, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan.

Untuk pembangunan dua PLBN tersebut, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan anggaran Rp328 miliar.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam membangun perbatasan, khususnya kepada pemerintah pusat.

“Kontrak pembangunannya menunggu ditandatangani instruksi presiden (inpres) yang draftnya sudah selesai sejak lama,” kata Irianto Lambrie di Tanjung Selor, Jumat (2/11/2018) kemarin.

Diperkirakan paling lambat proyek pembangunan PLBN ini akan memasuki tahap pelelangan pada akhir tahun 2018.

Pembangunan PLBN yang disainnya sudah disiapkan ini menggunakan sistem kontrak tahun jamak (multiyears contract) yang ditargetkan selesai pada tahun 2020.

Modelnya menyesuaikan kultur budaya di daerah PLBN dibangun. Tujuannya untuk membangkitkan rasa cinta masyarakat kepada negara.

Selama empat tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) kondisi perbatasan RI kini lebih baik. Setidaknya ada tujuh Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang kini berdiri megah.

Dikutip dari laporan Kantor Kepala Staf Kepresidenan, upaya pembangunan PLBN ini menjadi bagian dari misi pemerintahan Jokowi-JK untuk menegakkan kedaulatan di perbatasan.

“Secara khusus pemerintah memberikan perhatian kepada daerah tertinggal melalui pendekatan pembangunan wilayah. Berbagai program pembangunan di sana diharapkan dapat menggerakkan perekonomian meningkatkan lapangan pekerjaan dan pada akhirnya akan mensejahtarakan masyarakat,” tulis laporan itu, Senin (22/10/2018) silam.

Pembangunan PLBN itu terletak di tujuh lokasi yang masing-masing bersebelahan dengan Malaysia, Timor Leste dan Papua Nugini.

Untuk perbatasan dengan Malaysia, kini telah berdiri megah PLBN Entikong, PLBN Badau dan PLBN Aruk. Kondisi PLBN ini sebelumnya cukup memprihatinkan dibanding perbatasan negara tetangga.

Selain itu, di perbatasan dengan Timor Leste telah terbangun PLBN Motaain, PLBN Wini dan PLBN Motamasin. Selin itu ada PLBN Skouw yang dibangun berbatasan dengan Papua Nugini.

“Pembangunan di wilayaj perbatasan selain akan memperkokoh kedaulatan negara pada saat yang sama akan mendorong kegiatan ekonomi lokal,” demikian laporan KSP. 

Sebelumnya, Presiden Jokowi pernah menyatakan, revitalisasi dan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di sejumlah wilayah perbatasan Indonesia dengan negara lain merupakan suatu kebanggaan bagi seluruh masyarakat.

Dia mengungkapkan, dulu keadaan Pos Lintas Batas Negara milik Indonesia sama seperti kantor kelurahan. Namun hal berbeda kini dapat dilihat pada kantor perbatasan di negara lain, yaitu Timor Leste dan Malaysia yang jauh lebih besar dan bagus. (gun)

News Feed