oleh

YLKl Tantang Audit Ditjen Perhubungan Udara Awasi Lion Air

-Utama-367 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Yayasan Lembaga Konsumen lndonesia (YLKI) angkat bicara terkait tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 PK – LQP rute Jakarta – Pangkalpinang di Tanjung Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Ketua YLKI, Tulus Abadi, mengatakan, pihak Lion Air sudah seharusnya bertanggung jawab terkait peristiwa nahas tersebut.

“Dengan memberikan santunan yang layak pada keluarga koran  yang ditinggalkan,” ujar Tulus di Jakarta, kemarin.

Menurut Tulus, Lion Air merupakan maskapai yang paling sering diadukan oleh konsumen ke YLKI. Aduan pun beragam, mulai dari masalah delayrefund pembelian tiket yang sulit, hingga masalah pencurian dan perusakan bagasi.

YLKI pun telah mengirimkan surat ke Lion Air guna menindaklanjuti aduan tersebut. Namun, pihak Lion Air tak pernah merespons surat tersebut.

“Kita pelajari [aduannya] kemudian kirim ke Lion sesuai dengan divisinya tapi tidak dapat respons dari manajemen Lion. Semuanya tidak direspons,” katanya. 

Terkait jatuhnya Lion Air JT-610 PK-LOP, Tulus menilai Lion Air memang telah jelas melakukan kesalahan. Hal itu, kata Tulus, bisa dilihat dari pencopotan Direktur Teknik Lion Air. Karena itu, dia menuntut adanya audit soal keselamatan terhadap Lion Air.

Dia menilai sanksi yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terhadap maskapai Lion Air terlalu lembek, sehingga tidak bisa memberikan efek jera. Kata dia, tidak cukup jika hanya melakukan rotasi atau pergantian direktur atau teknisi.

“Sanksi Kemenhub ini lembek, tidak cukup hanya menggeser direktur teknik, mengaudit tarif, kita rasakan tingkat pelanggaran yang dilakukan dan sanksi tidak seimbang,” kata Tulus.

“Saya tidak berani menyimpulkan (ada) cincai (ada kesepakatan terselubung). Tapi saya melihat sanksi yang diberikan dan pelanggaran itu tidak sinkron,” sambungnya.

Dia juga meminta pemerintah tidak hanya menyasar manajemen Lion Air terkait jatuhnya pesawat JT-610. Tetapi juga Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kemenhub.

“Saya juga mendesak audit Ditjen Perhubungan Udara untuk mengawasi Lion Air, masih mampu enggak?” katanya.  (Indra)

Baca juga: http://radarpagi.com/hari-ini-knkt-unduh-data-kotak-hitam-lion-air-jt610/

News Feed