oleh

Dari Hidung dan Mulut Keluar Darah, Pretty Asmara Meninggal Karena Infeksi Paru

-Selebs-141 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Prety Asmara (41) meninggal dunia, Minggu (4/11/2018) sekitar pukul 06.00 WIB kemarin, setelah dirawat intensif selama 1 minggu di Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur.

Sempat beredar kabar bila comedian tambun ini meninggal karena sakit lambung. Bahkan beredar pula isu narkoba sebagai penyebab kematiannya. Namun pihak Rumah Sakit Pengayoman memastikan jika Pretty Asmara meninggal karena infeksi paru-paru dan ada juga gangguan hati.

Tim dokter RS Pengayoman melakukan pemeriksaan pada paru-paru dan tes HIV. Hasilnya positif paru-parunya terinfeksi.

“Jadi dia murni karena infeksi paru-paru,” kata dr. Daniel kepala Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Dokter memperikirakan Pretty Asmara sudah lama mengidap penyakit tersebut namun tak pernah diperiksakan.

“Kemungkinan ada sebelum masuk ke Rutan. Cuma mungkin almarhumah nggak pernah check up pas masuk Rutan baru keluar gejalanya ” ujar Daniel.

Menurut Daniel, Pretty Asmara dirawat di Rumah Sakit Pengayoman sejak  18 Oktober 2018 dengan keluhan sesak nafas dan pusing. 

“Jadi, waktu diperiksa diduga ada gangguan pada paru-paru (ada penimbunan cairan di antara paru-paru dengan pembungkus paru-paru). Jadi, besoknya kami kasih oksigen waktu itu. Tahap pertama, kasih infus kemudian rawat inap. Besoknya diperiksa dokter spesialis, itu ada pembesaran di hati. Ada gangguan fungsi hati juga, selain gangguan fungsi paru,” ujar Daniel.

Dari situ, pihak rumah sakit mencoba melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab penimbunan cairan tersebut. Tapi sayang, Pretty keburu mengembuskan nafas terakhir sebelum hasil pemeriksaan lengkap selesai.

“Belum keluar hasil pemeriksaannya keburu meninggal,” kata Daniel.

Dokter menduga, penyakit paru-paru dan hati yang diderita Pretty mungkin timbul karena riwayat pemakaian narkoba. “Ya, mungkin. Kan mendiang ada riwayat pakai narkoba,” ucap Daniel.

Salah seorang anggota Tim kuasa hukum Pretty Asmara, Puspa Palupi, bercerita bahwa malam sebelum meninggal, Pretty mengeluh mual, dan subuh keesokan harinya, dari hidung dan mulut Pretty keluar darah.   

Setelah itu dia lemes kemudian tangannya dingin dan pucat,” kata Puspa Palupi di RS Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Sementara itu, jenazah Pretty Asmara sudah dibawa ke Lumajang, Jawa Timur, untuk dimakamkan di sana, Senin (5/11/2018) hari ini. (gun)

News Feed