oleh

Tidak Sejalan Lagi dengan HTI Jadi Alasan Yusril Merapat ke Jokowi-Ma’ruf?

-Nasional-187 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin menduga kesedian Yusril menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 2019, dikarenakan pentolan Partai Bulan Bintang itu tidak sejalan lagi dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah resmi dibubarkan pemerintah .

“Artinya dia (Yusril) berarti sudah tidak sejalan lagi dengan mereka (HTI),” ujar Ma’ruf di di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018).

Ma’ruf sendiri mengaku tak mempersoalkan masa lalu Yusril yang pernah menjadi kuasa hukum HTI saat melakukan ormas tersebut mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada 18 Juli 2017. Justru Ma’ruf merasa senang karena bergabungnya Yusril akan memperkuat dukungan masyarakat.

“Dengan bergabungnya Yusril tentu kita akan menambah kuat dan menambah besar dukungan. Apalagi dia bersedia sebagai lawyer dari pada capres Jokowi dan cawapres saya,” kata Ma’ruf Amin.

Di tempat terpisah, Presiden Jokowi mengaku ikut andil meminta Yusril Ihza Mahendra untuk masuk ke dalam tim pengacara pasangan nomor urut satu dalam kontestasi Pilpres 2019.

“‎Ya kita yang meminta, Pak Erick (Ketua TKN) yang meminta,” ujar Jokowi di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Jokowi pun tidak mempersoalkan Yusril yang selama ini kerap mengkritik dirinya dan pernah menjadi pengacara dari organisasi yang dibubarkan pemerintah.

“Enggaklah, beliau itu di mana-mana profesional,” puji Jokowi. (jar)

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, mengatakan pihaknya tak mempermasalah dengan Yusril Ihza Mahendra menjadi pengacara Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

“Boleh saja, namanya juga demokrasi bebas menentukan pilihan ya, kita memang tidak pernah meminta (Yusril jadi pengacara Prabowo-Sandi),” ujar Djoko di posko pemenangan Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018).

Djoko mengaku pihaknya sudah lama tidak menjalin komunikasi dengan Yusril Ihza Mahendra. “Terakhir saat kampanye damai,” katanya.

Kubu Prabowo sendiri terlihat tak gentar dengan merapatnya Yusril ke Jokowi-Ma’ruf. “Sebagai sesama lawyer saya tidak gentar sedikitpun apabila nanti harus berhadapan dengan beliau (Yusril),” Kata Anggota Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres Prabowo-Sandi, Habiburokhman, di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Dia menegaskan tim Prabowo-Sandi juga memiliki banyak pengacara yang militan.”Di kubu kami masih banyak lawyer muda militan yang konsisten di garis perjuangan mendukung Prabowo-Sandi,” katanya. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/selalu-unggul-dalam-survey-maruf-amin-nanti-lebih-unggul-lagi/

News Feed