oleh

BIN Bantah Dalangi Pemasangan Bendera Tauhid di Kediaman Rizieq

-Nasional-689 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Badan Intelijen Negara (BIN) membantah terlibat dalam penangkapan Rizieq Shihab oleh kepolisian Arab Saudi beberapa hari lalu. Bantahan itu disampaikan oleh Juru Bicara Kepala BIN Wawan Hari Purwanto. 

“BIN tidak terlibat penangkapan Habib Rizieq Shihab di Saudi sebagaimana dilansir oleh twitter HRS,” kata Wawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/11/2018). 

Wawan menegaskan, tuduhan bahwa BIN merekayasa penangkapan Rizieq oleh kepolisian Saudi adalah kabar hoaks. Dia juga menyatakan anggota BIN tidak pernah mengontrak rumah di dekat kediaman Rizieq di Makkah seperti dituduhkan akun @IB_HRS.

Anggota BIN, kata Wawan, juga tidak memasang bendera maupun mengambil CCTV di kediaman Rizieq. “Apalagi memfoto (bendera) kemudian lapor ke polisi Saudi,” katanya.

Meski dituding sebagai pihak berada di balik penahanan Habib Rizieq di Arab Saudi, namun BIN mengaku tak menaruh dendam. Bahkan BIN siap membantu Rizieq menghadapi masalah di Saudi, termasuk dalam kasus bendera tauhid yang mengakibatkan Rizieq ditahan 28 jam, sebelum akhirnya  dibebaskan pada Selasa (6/11/2018) pukul 20.00 WIB kemarin dengan jaminan.

“BIN selalu siap membantu HRS, sebagaimana Kedubes RI juga siap membantu jika HRS dalam kesulitan, termasuk memberikan jaminan atas pelepasan HRS,” kata Wawan.

Dijelaskan Wawan, BIN bertugas melindungi semua warga Indonesia, termasuk Rizieq. BIN tidak pernah mempermasalahkan aliansi politik HRS.

“BIN justru menghendaki agar masalah cepat selesai dan tuntas, sehingga tidak berkepanjangan dan berakibat pada berkembangnya masalah baru, apalagi di luar negeri, dimana sistem hukum dan pemerintahannya berbeda,” kata Wawan.

Sebelumnya, Juru Bicara FPI Munarman mengatakan, Habib Rizieq mengatakan pihak yang diduga kuat memasang bendera dimaksud adalah intelijen Indonesia. Rizieq juga meminta aparat Saudi menyelidiki pemasang bendera dan yang mengambil fotonya saat berhadapan dengan aparat keamanan Saudi. (arman)

Baca juga: http://radarpagi.com/jokowi-beri-gelar-pahlawan-nasional-pada-enam-tokoh-bangsa/

News Feed