oleh

BNN Musnahkan 66.490 Butir Ekstasi dan 57,4 Kg Sabu

-Jabodetabek-225 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 66.490 butir pil ekstasi dan 57,4 kilogram sabu. Pemusnahan dilakukan dengan mesin incinerators di kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (8/11/2018).

Kepala BNN Komjen Heru Winarko menyatakan narkoba yang dimusnahkan berasal dari sembilan kasus yang diungkap pada September 2018.

Kasus pertama, kata dia, pengungkapan di depan Lapas Klas II Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara pada 6 September 2018. Saat itu, petugas menangkap pelaku berinisial BA dan MS.

“Barang bukti yang disita dari keduanya, sabu seberat 44,13 gram,” kata Heru.

Kasus kedua, penangkapan di tanggal yang sama terhadap pria berinisial EBS di Tanjung Morowa, Deli Serdang. Barang bukti yang diamankan yakni 4 kilogram sabu.

Kasus ketiga penangkapan terhadap H di Kafe Ganteng, Jalan Kasuari 88, Medan, Sumatera Utara pada 17 September 2018. Penyidik mendapatkan sabu 2,3 kilogram.

Kasus keempat, penyidik menggerebek rumah di kawasan Datok Bandar, Tanjung Balai, yang diduga sebagai gudang penyimpanan narkotika pada 20 September 2018.

“Dari sini petugas mengamankan sabu 30,9 kilogram dan 2.948 pil ekstasi. Namun, pelaku berinisial HN tidak berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO),” ujar Komjen Heru Winarko.

Kasus kelima, petugas mengamankan pria berinisial JS di Jalan Gunung Krakatau, Medan pada 19 September 2018. Petugas menyita sabu 5,1 kilogram dari tangan JS.

Kasus keenam, petugas mengamankan M dan RAA di SPBU jalan Yos Sudarso, Pekanbaru pada 25 September 2018. Dari pelaku petugas menyita sabu 10,1 kilogram.

Kasus ketujuh, petugas mengamankan MYR, RS dan HF di warung makan dekat TMII Jakarta pada 26 September 2018. Dari pelaku petugas mendapatkan sabu 3,1 kilogram.

Kasus kedelapan, petugas mengamankan RM dan E di depan pool bus daerah Cilegon, Banten 29 September 2018. Pelaku yang merupakan anggota TNI saat itu baru turun dari bus antar lintas Sumatera. Dari mereka, petugas mendapatkan 63.573 butir pil ekstasi.

“Kedua oknum TNI itu sudah diserahkan ke POM AD untuk diproses lebih lanjut,” kata Komjen Heru.

Kasus kesembilan, petugas mengamankan OK dan WAK di daerah Karang Anyar, Tarakan Barat. Pelaku merupakan anggota jaringan peredaran narkotika lintas negara. Dari pelaku petugas mendapati sabu 520 gram. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/pasutri-lanjut-usia-di-tulungagung-ditemukan-membusuk-di-rumahnya/

News Feed