oleh

Eggi Sebut Ada Operasi Intelijen Ingin Rizieq Celaka

-Utama-530 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Aktivis Gerakan Persaudaraan Alumni (PA) 212 Eggi Sudjana menyebut target operasi intelijen intelijen dalam kasus pemasangan bendera tauhid di kediamannya di Arab Saudi disebabkan ada pihak-pihak yang ingin Rizieq celaka dan dideportasi.

“Poinnya adalah operasi intelijen targetnya habib celaka, habib dideportasi, habib menjadi masalah sehingga meruntuhkan wibawa dan lain sebagainya,” kata Eggi di Jakarta, Minggu (11/11/2018).

Seperti diketahui, Rizieq Shihab ditangkap kepolisian Arab Saudi di kediamannya di Mekah, Arab Saudi, Senin (5/11/2018) silam pukul 08.00 waktu setempat lantaran diduga memasang bendera hitam mirip bendera ISIS.

Salah satu indikasi keterlibatan operasi intelijen, kata Eggi, terlihat dari tantangan Guntur Romli melalui akun media sosialnya kepada Rizieq untuk mengibarkan bendera berlafaz tauhid. Seminggu setelah tantangan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut dilontarkan, peristiwa itu akhirnya terjadi.

“Menurut teori kontra-intelijen ya, ini sudah bagian operasi intelijen yang sudah disepakati,” katanya.

Eggi juga mempertanyakan pernyataan Duta Besar Indonesia yang seolah membebaskan Rizieq dengan jaminan. Padahal, menurut Eggi, jaminan tersebut tidak ada sama sekali.

“Jaminanannya enggak ada, ini siapa yang bohong? Menteri Luar Negeri bilang enggak ada jamin-jaminan, tapi dubes bilang ada, bahkan mengutus seperti Kopassus (tim khusus diplomat) begitu yang dari dubes itu, kan semua ada berita itu, padahal dibantah sama habib,” tuturnya.

Selain itu Eggi menambahkan adanya foto bukti terpasangnya bendera hitam yang diambil dari sebuah rumah yang berjarak sekitar satu kilometer dari kediaman Rizieq yang diduga sebagai bagian dari operasi intelijen. (ria)

 

News Feed