oleh

Ratusan Warga Garut Gotong Royong Normalisasi Sungai

-Jawa-665 views

 

Garut, Radar Pagi – Banjir bandang dua tahun lalu membuat warga Garut trauma sehingga meningkatkan kewaspadaan. Salah satunya dengan melakukan kegiatan normalisasi sungai di lingkungan masing-masing.

Seperti yang dilakukan warga Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, Minggu (11/11/2018) kemarin. Mereka bergotong royong membersihkan aliran air sungai dan selokan.

“Kegiatan warga dengan aparat pemerintah desa dan kecamatan ini sebagai upaya mencegah banjir saat musim hujan,” ujar Kepala Desa Tarogong Deni Nugraha.

Dikatakannya, selain debit air dari kawasan hulu sungai yang meningkat, banjir juga dikarenakan masih adanya warga yang suka membuang sampah ke sungai. Hal ini memperparah luapan air karena terjadi penyumbatan di sungai.

Dia berharap, kegiatan itu dapat menyadarkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai, karena akan menyumbat saluran air hingga menyebabkan banjir.

Kegiatan tersebut, kata Deni, melibatkan tiga ratusan warga, dibantu aparat TNI, Polri dan aparatur pemerintah yang disebar untuk membersihkan sampah sepanjang aliran sungai.

“Kegiatan ini melibatkan warga masyarakat sebanyak 300 orang yang berasal dari 10 RW yang ada di Desa Tarogong. Tak hanya itu, ada juga bantuan anggota polisi dari jajaran Polsek Tarogong Kidul serta anggota TNI dari Koramil Tarogong yang ikut membersihkan sungai,” katanya.

Sementara itu, Camat Tarogong Kidul, Lilis Neti, mengapresiasi inisiatif warga dan pemerintah desa dalam kerja bakti normalisasi sungai.  Menurutnya ini merupakan langkah nyata untuk mengantisipasi ancaman bencana banjir yang selama ini memang cukup sering terjadi di daerahnya.

“Kegiatan normalisasi sungai ini diharapkan bisa mencegah atau setidaknya meminimalisasi ancaman banjir,” katanya.

Diungkapkan Lilis, di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul termasuk wilayah Desa Tarogong memang terdapat sejumlah titik rawan banjir. Hal ini dikarenakan keberadaan sejumlah sungai yang melintasi permukiman termasuk sungai terbesar di Kabupaten Garut, Sungai Cimanuk. (gun)

News Feed