oleh

Mahasiswa Garut yang Jatuh di Gua Batu Badak Cisarongge Sebelumnya Sudah Dilarang Turuni Gua

-Jawa-138 views

 

Tasikmalaya, Radar Pagi –  Empat mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STTG) Musaddadiyah terjatuh saat mengikuti kegiatan caving atau bimbingan komunitas pecinta alam di Gua Batu Badak Cisarongge, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (18/11/2018). Seorang di antaranya tewas.

Korban tewas bernama Aminudin (18), sementara tiga lainnya yang selamat bernama Ade Marjanudin (25), Deni Ramdani (21) dan Rodiaman (18).

Juru Bicara Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) atau Pencarian dan Pertolongan Jawa Barat, Joshua Banjarnahor, mengatakan  para mahasiswa itu sedang menuruni gua dalam kegiatan mahasiswa pecinta alam STTG.

Dugaan sementara penyebab korban terjatuh ke dasar gua karena tali sebagai penopang para korban terputus.

Saat kejadian, kata Joshua, Aminudin bersama tiga rekannya hendak turun ke dasar guaNamun di tengah-tengah, tali penopang putus. Karena Amin turun paling terakhir maka dia berada di posisi paling atas saat tali terputus, sehingga terjatuh dari ketinggian sekitar 30 meter.

“Turun berurutan, korban yang meninggal turun terakhir. Tali penopang putus yang mengakibatkan korban terjatuh dan meninggal dunia,” ungkap Joshua 

Joshua mengatakan dalam proses evakuasi, Tim SAR dibantu tim Caving Tasikmalaya.

“Pukul 17.50 WIB survivor pertama dievakuasi, pukul 18.20 WIB survivor kedua dievakuasi. Pukul 18.41 survivor ketiga dievakuasi dan pukul 19.53 survivor keempat terevakuasi dalam keadaan MD (meninggal dunia,” katanya.

Sementara itu, menurut informasi yang dihimpun, Amin bersama belasan mahasiswa STTG Garut dikabarkan tengah mengikuti kegiatan pendidikan dasar mahasiswa pecinta alam (Mapala). Pihak kepolisian menyebut sudah menyarankan agar para mahasiswa tidak turun ke dasar gua.

“Sudah saya sarankan, di Polsek Bantarkalong disarankan enggak usah (turun ke dasar gua). Tapi mereka sudah bilang agenda. Ada pemberitahuan dari muspika juga,” ujar Wakapolsek Bantarkalong IPDA Uu Mahtum kepada wartawan di lokasi kejadian. (heri)

News Feed