oleh

Masuk 100 Even Wonderful, Ya’ahowu Nias Festival 2018 Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

-Kabar Seni-670 views

 

Nias Selatan, Radar Pagi  –  Ya’ahowu Nias Festival masuk ke dalam 100 Even Wonderful di Kementerian Pariwisata. Pesta terbesar masyarakat Nias ini menjadi satu dari tiga even wisata dari Sumatera Utara yang masuk dalam even tersebut. Dua lainnya adalah Festival Danau Toba dan Pekan Raya Sumatera Utara.

Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Nias karena Ya’ahowu Nias Festival yang pada masa lalu disebut Pesta Ya’ahowu itu bisa masuk dalam 100 Even Wonderful, sebab Kementerian Pariwisata melakukan seleksi dari sekitar 3.000 even wisata lokal sebelum dikerucutkan menjadi 100 even saja. 

Ketua Umum Panitia Ya’ahowu Nias Festival 2018 Sozanolo Ndruru menyebutkan melalui even Ya’ahowu Nias Festival, ditargetkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara dapat lebih meningkat lagi sampai 40 ribu  wisatawan.

Sementara Bupati Nias Selatan Hilarius Duha mengatakan acara ini sukses mendulang wisatawan mancanegara maupun domestik, ditandai dengan penuhnya hotel-hotel di Nias Selatan.

“Berdasarkan laporan dari panitia acara, ada puluhan ribu pengunjung datang sejak pekan lalu. Ramainya turis di acara ini terlihat dari penuhnya hotel-hotel yang ada di Kota Teluk Dalam maupun sejumlah hotel dan penginapan di lokasi lainnya di Nias Selatan,” kata Hilarius.

“Pemerintah Kabupaten dan Kota di Kepulauan Nias berupaya menjadikan daerah ini menjadi salah satu tujuan wisata dan akan terus dibenahi dan dikembangkan sesuai dengan potensi yang ada. Kami juga sangat berharap adanya dukungan dan peran serta dari masyarakat,” sambungnya.

Ya’ahowu Nias Festival 2018 sendiri secara resmi dibuka Sabtu (17/11/2018) kemarin oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Lapangan Orurusa Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan.

Namun sejak Jumat (16/11/2018), rangkaian kegiatan telah diawali dengan Ya’ahowu Nias Karnaval  di Pelabuhan Lama yang menampilkan berbagai atraksi budaya dari seluruh kabupaten/kota se-Kepulauan Nias.

Acara pembukaan dihadiri sejumlah undangan dari perwakilan Kementerian Republik Indonesia, para kepala daerah se-Kepulauan Nias, unsur Forkopimda, Kepala OPD, tokoh masyarakat, agama, ormas, pemuda dan ribuan masyarakat.

“Dari segala wilayah demografi Kepulauan Nias tak bisa diragukan keindahan alam dan budayanya yang luar biasa. Nias surga kecil yang diberikan Tuhan. Jadi orang luar nggak boleh memandang kecil Nias ini,” ujar Edy Rahmayadi dalam sambutannya.  

Sebagai informasi, Ya’ahowu Nias Festival 2018 menampilkan beragam acara menarik yang kental nuansa budayanya, seperti  Festival Menganyam Bola Nafo atau tempat sirih, Harimbale 2018, Festival Maena Kreasi, Festival Kuliner Nias, Tari Perang, Tari Moyo, Tari Fangowai, serta Lompat Batu.

Namun ada juga acara yang lebih bernuansa ngepop dan kekinian, seperti  Ya’ahowu Nias Idol, Pemilihan Putri Pariwisata Kepulauan Nias, dan  turnamen voli pantai di Pantai Sorake.

“Untuk Tari Perang akan dibawakan oleh 600 penari dan Lompat Batu dibawakan 100 pelompat estafet,” jelas Sekretaris Panitia Ya’ahowu Nias Festival 2018 Anggreani Dachi, Minggu (18/11/2018).

Bermodalkan destinasi wisata seperti lompat batu, lokasi surfing Lagundri, Pulau Asu, Pulau Tello, kampung tradisional di Bawomatulo dan Tumori, Danau Megoto di Alasa, Danau di Pulau Bawa dan masih banyak lagi, kiranya pariwisata Kepulauan Nias memang sudah saatnya lebih mendunia.  (WL)

     

News Feed