oleh

DPR Segera Selesaikan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

-Nasional-94 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan DPR RI segera menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual usai masa reses Persidangan I berakhir.

“Usai masa reses berakhir dan Dewan kembali sidang 21 November, DPR bersama pemerintah akan mengebut penyelesaian RUU Penghapusan Kekerasan Seksual,” ungkap Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam rilisnya, beberapa saat lalu.  

Komitmen DPR untuk menyelesaikan pembahasan RUU tersebut didasari terjadinya berbagai tindak kekerasan seksual terhadap perempuan yang makin marak belakangan ini, termasuk kasus pelecehan seksual secara verbal terhadap Baiq Nuril, eks tenaga honorer di SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, yang malah dituntut oleh pelakunya.

Menurut Bamsoet, lembaganya akan melibatkan berbagai pihak dalam pembahasan RUU tersebut, antara lain Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Perwakilan Umat Budha Indonesia (WALUBI), Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), Komnas Perempuan, Aliansi Cinta Keluarga Indonesia, dan para pakar hukum pidana.

“Masukan yang diterima itu akan diformulasikan ke dalam berbagai pasal-pasal. Pelibatan organisasi keagamaan dimaksudkan agar RUU tersebut bisa kuat secara aspek moral dan agama. Dengan demikian akan memperkuat ruh dalam implementasinya di lapangan,” katanya.

Dia mengatakan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual nantinya bukan hanya akan mengatur hukum terhadap pelakunya, namun juga akan memberikan perlindungan kepada korban dan fokus pada tindakan pencegahan (preventif).

Dia berharap RUU tersebut akan menjadi salah satu jalan keluar agar tindak kekerasan seksual bisa diproses tuntas secara hukum. (ria)

News Feed