oleh

Kubu Prabowo Bantah Akan Naikkan Gaji Guru Rp20 Juta

-Nasional-91 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Tradisi ‘asal jeplak’ dalam dunia perpolitikan di tanah air, seharusnya disudahi. Baru kemarin Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Mardani Ali Sera, mengusulkan gaji guru Indonesia naik menjadi Rp 20 juta, kini usulan itu langsung diralat setelah sejumlah pihak, termasuk kalangan guru dan Prabowo sendiri, meragukan usulan itu bisa direalisasikan, mengingat keterbatasan APBN.

Selain berjanji akan menaikkan gaji guru, kemarin Mardani juga mengatakan pasangan Prabowo-Sandi akan merekrut guru dari luar negeri untuk mengajar di Indonesia. Peluang guru yang akan direkrut di antaranya berasal dari Eropa dan Amerika.

“Kita pengen attract (menarik) guru-guru dari Finlandia dari Eropa dari Amerika untuk memperbaiki kualitas pendidikan kita disesuaikan dengan kompetensinya,” kata Mardani dalam acara deklarasi Emak-Emak Indonesia Jaya (Emak IJA) di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (20/11/2018).

Namun hari ini, Rabu (21/11/2018), Mardani meralat ucapannya.“Itu usul pribadi,” ujar Mardani kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/11/2018). 

Mardani menjelaskan, dia ingin mengusulkan kepada Prabowo-Sandi agar lebih mengapresiasi guru Indonesia. Hal itu dengan harapan menarik minat guru-guru terbaik untuk mengajar di Indonesia.

“Dan itu (gaji Rp 20 juta) didetailkan hanya pada guru berkualifikasi. Dasarnya kita harus membangkitkan kualitas pendidikan Indonesia. Harus mampu menarik minat guru-guru terbaik untuk mengajar di Indonesia,” tuturnya. 

Di tempat terpisah, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Mustafa Kamal juga mengklarifikasi ucapan yang dilontarkan Mardani terkait peningkatan gaji guru. Menurutnya, bukan soal nominal peningkatan gaji guru yang menjadi fokus, tetapi terobosan (usulan) itu menjadi bukti bahwa koalisinya sangat memperhatikan kesejahteraan guru.

“Kalau kita sudah sangat mendukung kesejahteraan guru. Karena petikan amandemen UUD 1945 menyangkut anggaran pendidikan 20 persen dari APBN dan APBD,” kata Mustafa di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Prabowo Subianto juga sudah mengeluarkan bantahannya. Dia membantah pernyataan tim suksesnya Mardani Ali Sera soal janji menaikkan gaji guru Rp 20 juta. Menurutnya, janji tеrѕеbut tіdаk sesuai dеngаn kondisi keuangan negara ѕааt ini. (zal)

 

 

News Feed