oleh

Ombak Bono Hampir Makan Korban, Kapal Cepat Terbalik di Semenanjung Kampar

-Sumatera-385 views

 

Pekanbaru, Radar Pagi – Kapal perahu cepat terbuat dari kayu terbalik dihantam Ombak Bono di Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan, Pekanbaru, Riau, Sabtu (24/11/2018). Beruntung seluruh penumpang, termasuk dua wartawan, selamat dalam musibah ini.

Dua juru kamera yang nyaris menjadi korban akibat amukan Ombak Bono adalah Erfan Setiawan (Antara TV) dan Afrianto Silalahi (Riauimages). Keduanya akan meliput acara “Bono Surfing”, yaitu aksi atlet mancanegara berselancar Ombak Bono di Sungai Kampar, yang dijuluki “Seven Ghost” karena bentuknya yang bergulung-gulung panjang.

“Benar adanya kapal yang ditumpangi rekan-rekan kami terbalik dihantam Bono,” kata Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Riau, Raja Hendra Saputra ketika dihubungi dari Pekanbaru, Sabtu (24/11/2018).

Raja Hendra sendiri berada di lokasi yang sama, namun beda perahu. Menurut Hendra, kapal yang terbalik merupakan kapal yang disediakan oleh panitia lokal.

Hendra mengatakan korban selamat karena diselamatkan oleh para peselancar yang kebetulan berada di lokasi. Keduanya hanya mengalami shock karena terkejut, namun peralatan kamera mereka dan kunci kendaraan hilang.

Selain wartawan, lanjut Hendra, ada penumpang lain di kapal itu, yakni kapten kapal, satu orang dari Kementerian Pariwisata dan satu orang dari Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Pusat. Namun Hendra belum bisa merinci nama-nama penumpang lain.

Ombak Bono merupakan fenomena alam yang terjadi akibat pertemuan dua arus dari Sungai Kampar dan gelombang laut dari daerah muara. Fenomena ini mencapai puncaknya di Semenanjung Kampar setiap akhir tahun, dan tinggi ombak bisa mencapai dua hingga lima meter. (sse/jar)

 

 

News Feed