oleh

Indahnya Geopark Ciletuh di Kabupaten Sukabumi

-Utama-681 views

 

Sukabumi, Radar Pagi – Jika anda berkunjung ke Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, jangan lupa mampir ke Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Destinasi wisata yang baru saja menempati posisi tiga di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Kementrian Pariwisata untuk kategori tempat wisata baru terpopuler ini memang luar biasa indahnya.

Untuk masuk ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu anda bisa menuju ke Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas.  Desa Girimukti merupakan salah satu gerbang masuk ke kawasan Geopark Ciletuh.

Setelah menginjakkan kaki di Geopark Ciletuh, anda akan dimanjakan pemandangan hamparan batu karang laut serta beberapa air terjun pegunungan yang cantik. Jadi di sini kita bisa menikmati pemandangan alami secara lengkap, mulai dari panorama gunung, air terjun dan pantai.

Hanya saja, untuk menikmati keindahannya secara lengkap itu dibutuhkan waktu sekitar 3-4 hari, mengingat luasnya kawasan wisata ini. Tapi tenang saja, bila anda hanya punya waktu sedikit, kunjungi saja tempat-tempat terbaiknya.

Beberapa spot terbaik yang layak dikunjungi adalah Panenjoan, Pantai Palangpang, Curug Cimarinjung, Curug Awang, Curug Sodong, dan Puncak Darma. Terutama Puncak Darma yang berada di ketinggian 230 meter di atas permukaan laut merupakan tempat terbaik untuk memandang keindahan Geopark Ciletuh.

Bingung dengan nama-nama itu? Tidak tahu bagaimana caranya menuju ke sana? Tenang saja karena saat ini sudah ada beberapa operator wisata lokal yang bisa membawa anda berkeliling dengan kendaraan berpenggerak ronda empat (four wheels) menuju tempat-tempat terbaik di sana. Bahkan bila mau, anda bisa diajak untuk menginap di rumah penduduk sekitar.

Penggunaan kendaraan berpenggerak roda empat, mau tidak mau menjadi kewajiban bila ingin menelusuri keindahan Geopark Ciletuh. Selain luasnya kawasan yang akan memakan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu bila ditempuh dengan jalan kaki, medan di sini juga menantang karena naik turun bukit.

Misalnya saja, untuk menuju Puncak Darma menggunakan kendaraan akan memerlukan waktu perjalanan sekitar 1.5-2 jam. Bayangkan bila harus berjalan ke sana seperti para pendaki gunung.

Jika anda berkunjung dengan menggunakan kendaraan pribadi, lebih-lebih kendaraan beroda dua atau sepeda motor, sebaiknya ekstra hati-hati dan pastikan kendaraan berada dalam kondisi yang prima. Selain naik turun bukit, jalanan di sekitar sini lumayan rusak, sehingga dituntut kewaspadaan tinggi.

Tapi tidak semua spot terbaik sukar ditempuh. Ada juga yang rutenya mudah untuk dicapai. Bukit Panenjoan salah satunya. Lokasinya persis di pinggir jalan, tak jauh dari kantor PAPSI (Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi). Dari atas bukit yang berada di ketinggian 342 mdpl ini anda bisa keindahan alam Kabupaten Sukabumi.

Bila ingin menyewa kendaraan berpenggerak empat roda plus sopirnya sebagai pemandu, tarifnya sekitar Rp300 ribu s/d Rp800 ribu per hari, tergantung kepandaian anda menawar.

Bila ingin berkeliling pantai, anda bisa menyewa Sewa perahu nelayan dengan kapsitas maksimal 8 orang di Dermaga Pantai Palangpang. Harganya berkisar di Rp400 ribu s/d 600 ribu, tergantung negosiasi dengan nelayan pemilik kapal.

Surganya Curug

Geopark Ciletuh menjadi surganya curug alias air terjun kecil. Ada beberapa curug di sini, antara lain Curug Cimarinjung, Curug Awang, dan Curug Sodong.

Curug Cimarinjung relatif mudah dijangkau. Anda bisa berjalan kaki dari Pantai Palangang karena jaraknya hanya 1 km dari pantai.

Sementara Curug Awang disebut sebagai Niagara Mini karena bentuknya yang mirip Air Terjun Niagara di Amerika Serikat. Di curug ini, selain bisa menikmati keindahan air terjun, kita juga bisa puas memandang hamparan sawah dan aktifitas para petani saat mengelola lahan mereka.

Sedangkan Curug Sodong dikenal dengan sebuta air terjun kembar. Disebut demikian karena memang ada dua air terjun besar yang mengalir berdampingan. Uniknya di balik air terjun tadi terdapat sebuah gua, yang dalam bahasa sunda disebut sebagai “Sodong”. 

Dari Curug Sodong anda bisa pergi ke Curug Cikanteh karena jaraknya berdekatan. Di sini air terjunya melebar karena melalui bebatuan yang beringkat-tingkat.

Setelah makin dikenal sebagai destinasi wisata, kini pengunjung bisa juga melalui Teluk Ciletuh untuk menuju kawasan Geopark Ciletuh. Jangan kaget, bahkan sebelum anda tiba di geopark, mata anda akan disiram pemandangan indah bila menggunakan jalur ini.

Hampir sepanjang 33 kilometer, kita disuguhi panorama birunya Teluk Ciletuh, hijaunya perbukitan, dan beberapa air terjun yang tak kalah indah dengan curug yang ada di dalam geopark.

Kesejahteraan Warga Meningkat

Terlepas dari aspek keindahan alamnya, keberadaan Geopark Ciletuh kini memberi manfaat tersendiri bagi warga sekitar. Meningkatnya kedatangan wisatawan nasional dan mancanegara akhirnya bisa  meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam bisnis pariwisata.

“Ini akan berdampak bagi wirausaha baru dan masyarakat harus siap menghadapi kondisinya,” ujar Bupati Sukabumi Marwan Hamami di Sukabumi, Sabtu (24/11/2018) kemarin.

Marwan mengatakan, pihaknya akan semakin memerhatikan perkembangan Geopark Ciletuh sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi, termasuk memperbaiki infrastrukturnya.

“Infrastruktur lanjutan kita persiapkan pada 2019 yang akan berdampak bagi wirausaha baru dan masyarakat harus siap menghadapi kondisi semakin majunya dunia pariwisata,” katanya.

Pemkab Sukabumi akan membenahi persoalan-persoalan yang terjadi di wisata geosit tersebut. Hal itu sesuai rujukan dari Unesco.

“Mudah mudahan masyarakat bisa membantu. Termasuk  masyarakat hari ini harus memuliakan bumi dengan menjadikan satu nilai kesejahteraan serta memelihara dengan menjaga potensi lingkungan agar tetap asri dan bersih” katanya. (heri/dari berbagai sumber)

News Feed