oleh

Mobil Innova Telah Ditemukan, Kematian Dufi Masih Sisakan Misteri

-Jabodetabek-441 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Polisi menemukan mobil Innova warna putih milik Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi. Mobil itu ditemukan dalam kondisi tanpa pelat nomor di sebuah gudang manisan di Desa Candi Mas, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara. 

“Pada hari Jumat tanggal 23 November 2018 sekira pukul 17.00 WIB salah seorang warga bernama Eko melaporkan ke Mapolres Lampung Utara terkait adanya mobil Innova warna putih yang terparkir sejak Pukul 10.00 WIB tanpa menggunakan plat, baik di depan maupun belakang mobil tersebut. Lokasi temuan di depan gudang manisan milik Eko sejak pukul 10.00 WIB,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/11/2018).

Eko kemudian segera melapor ke Mapolres Lampung Utara. Laporan Eko kemudian ditindaklanjuti dan ditemukan keberadaannya di depan Gudang Manisan di Desa Candi Mas, Abung Selatan, Lampung Utara.

“Setelah mendapatkan laporan, dengan segera Kapolres, Kasat Reskrim, Kasat Intel, Pawas, Piket SPKT beserta Unit Identifikasi Satreskrim mendatangi Lokasi dimaksud selanjutnya dilakukan tindakan kepolisian,” jelasnya.

Dedi mengatakan di dalam mobil tersebut ditemukan bercak darah. Diduga mobil itu digunakan untuk mengangkut mayat Dufi dari rumah kontrakan pelaku Nurhadi dan Sari untuk dibuang ke kawasan Industri Kembang Kuning, Kelapa Nunggal, Bogor. Seorang pelaku lainnya, berinisial Z, diduga membawa mobil itu sampai ke Lampung.
“Kendaraan tersebut dibawa kabur oleh salah satu pelaku yang melarikan diri ke wilayah Lampung. Hasil pengecekan terhadap bagasi mobil tersebut ditemukan bercak darah,” kata Dedi.

Sejauh ini, kematian Dufi masih menyisakan sejumlah tanda tanya. Diketahui Dufi datang ke kontrakan Nurhadi dan Sari pada 16 November 2018. Namun belum jelas untuk tujuan apa.

Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku kedatangan Dufi hanya untuk bersilaturahmi karena sebelumnya mereka sudah berkenalan di Instagram.

“Hanya bertandang ke rumah pelaku karena mereka teman, itu sementara hasil pemeriksaan awal,” kata Dedi.

Hanya saja, Dufi tidak menyadari bahwa kedatangannya ke rumah kontrakan pelaku sebenarnya sudah diatur untuk mencelakai dirinya. Nurhadi mengajak istrinya mencelakai Dufi demi menguasai mobil Toyota Innova milik Dufi.

Polisi sendiri sudah menetapkan Nurhadi dan Sari sebagai tersangka, serta telah menangkap Dasep alias Yudi yang diduga berperan membantu membuang jasad Dufi. (gun)

News Feed