oleh

Limbah Sawit Bisa Diolah Jadi Pakan Ternak

-Ekonomi-113 views

 

Riau, Radar Pagi – Limbah sawit ternyata bisa diolah menjadi pakan ternak. Selain bisa dimanfaatkan untuk memberi makan ternak sendiri, juga bisa diproduksi untuk dijual kepada para peternak lainnya.

BPTP Riau baru-baru ini menggelar pembuatan pakan ternak dari limbah kelapa sawit kepada para peternak di Desa Sidodadi, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi.

Selain materi mengolah limbah sawit sebagai pakan ternak, dalam pelatihan ini juga diberikan materi pengolahan limbah kotoran ternak sebagai kompos, dan penguatan kelembagaan kelompok tani oleh Reni Astarina.

Dalam pelatihan ini diketahu bahwa limbah sawit yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak adalah bagian pelepah dan daun, serta bungkil inti sawit.

Pelepah sawit merupakan pakan dengan kaya serat namun rendah protein, sedangkan daun memiliki kandungan serat lebih rendah dan proteinnya lebih tinggi. Kombinasi keduanya akan menghasilkan pakan yang lebih bergizi.

Sementara bungkil inti sawit merupakan salah satu hasil ikutan industri kelapa sawit di mana produksinya cukup melimpah. Bungkil ini mengandung karbohidrat dan akan memberi rasa kenyang pada ternak. 

Namun pelepah dan daun kelapa sawit memiliki keterbatasan karena adanya lidi pada pelepah daun sawit yang akan menyusahkan ternak saat memakannya. Oleh karenanya sebelum menggunakan pelepah daun sawit, petani harus mencacah halus daun menggunakan mesin chopper sehingga lebih mudah dimakan ternak.

Ke dalam cacahan pakan ini kemudian dicampurkan konsentrat vitamin untuk menambah kandungan nutrisi pada pakan.

Sedangkan kotoran dan urine hewan bisa diolah menjadi kompos dan bio urine.

“Feses yang dikeluarkan bisa diolah menjadi kompos dan bisa mendatangkan uang dan urine bisa diolah menjadi bio urin dan bisa dijual” terang Agussalim, salah seorang pemberi materi pelatihan.

Urine ternak sapi segar mengandung hara yang masih rendah, serta mengandung unsur pathogen bagi tanaman. Oleh karena itu disarankan urine digunakan setelah di fermentasi yang umum disebut bio urine.

Pengolahan urine ternak sapi sangat ekonomis yang dapat meningkatkan pendapatan peternak itu sendiri. Satu ekor sapi bali dapat menghasilkan urine sebanyak 5 liter per hari.

Dari pelatihan ini diharapkan setelah petani mendapatkan teknologi yang telah disampaikan, petani dapat menerapkan dalam sistem pemeliharaan ternak sehari-hari. (jar)

News Feed