oleh

Tiga Warga Dikeroyok Preman di Jembatan Lahomi Nias Barat

-Sumatera-191 views

 

Nias Barat, Radar Pagi – Tiga warga Desa Fadoro Kecamatan Sirombu Nias Barat mengalami luka-luka dikeroyok sejumlah pria diduga preman.

Peristiwa bermuka ketika supir mobil pick Up pengangkut bahan baterial bangunan untuk salah satu proyek di Nias Barat bernama Yaaro Hia (25), bersama kedua keneknya, masing-masing Yosia Waruwu (30) dan Ama Tefe (31) melintas di Jembatan Lahomi pada Rabu (28/11/2018) silam.

Tiba-tiba mobil yang dikendarai ketiga korban dihadang oleh enam orang yang diduga preman. “Mereka mengelilingi mobil dan menanyakan apa saja muatannya, kami menjawab hanya kerikil Bang,” kata Yaaro Hia.

Entah kenapa, tiba-tiba beberapa orang yang diduga preman itu melontarkan kata-kata makian. Para korban pun turun dari mobil dengan maksud menanyakan tujuan makian tersebut. Namun langsung dikeroyok.

Karena kalah jumlah ketiga korban akhirnya terdesak. Beruntung ada warga yang melerai.

“Meski melakukan pembelaan diri, namun apalah daya jumlah mereka lebih banyak dari kami,” tutur Yaaro seraya mengatakan jika tidak ada warga yang menolong mungkin nyawa mereka melayang.

Akibat kejadian tersebut, dua dari tiga korban terpaksa dirujuk ke RSU Gunung Sitoli dan seorang lagi hanya dirawat di rumah.

Tidak terima dengan peristiwa itu, ketiga korban langsung membuat laporan ke Mapolsek Sirombu Polres Nias.

Kapolsek Sirombu melalui Kasi Humas Aiptu O Daeli ketika dihubungi oleh wartawan, Sabtu (1/12/2018) membenarkan telah menerima laporan korban untuk ditindaklanjuti. (WL)

 

 

News Feed