oleh

Sepanjang 2018, Polres Jakarta Barat Ringkus 1.414 Tersangka Narkoba

-Jabodetabek-377 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Polres Jakarta Barat mengungkap ratusan kasus narkoba selama 2018. Dari kasus tersebut, hingga November kemarin polisi telah meringkus 1.414 tersangka. Barang bukti yang disita pun merupakan narkoba dengan kualitas terbaik.

“Contohnya, pada barang bukti 1,3 ton ganja merupakan kualitas terbaik yang diperoleh dari wilayah Aceh pada Januari silam,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz di Jakarta, beberapa saat lalu.

Lalu pengungkapan pabrik sabu di Cipondoh, Tangerang, Banten, Agustus lalu juga menjadi kasus besar yang terungkap oleh Polres Jakarta Barat. Pabrik itu terbukti menghasilkan sabu kualitas impor dengan bahan baku lokal.

Selain itu di bulan yang sama, pengungkapan kasus narkotika jenis sabu dengan barang bukti sebanyak 30 kg di Koja, Jakarta Utara juga menjadi sorotan. Dari penelusuran polisi diketahui komplotan begal di Jakarta Utara juga menjadi pelanggan sabu dari jaringan ini.

Sebulan kemudian, Polres Jakarta Barat mengungkap keberadaan pabrik ekstasi di Cibinong, Bogor, Jawa Barat. “Pabrik ini dikendalikan oleh jaringan lapas,” ujar AKBP Erick.

Sementara pada akhir November, Polres Jakarta Barat menyita 44 kilogram sabu di Pelabuhan Rakyat Cilegon, Banten. Sabu tersebut diduga milik jaringan internasional Taiwan yang dipasok melalui Medan-Aceh.

Dari hasil pengungkapan kasus narkoba, barang bukti yang disita di antaranya 1.320 kg ganja, 88,1 kg sabu, empat kilogram tembakau gorilla, dan 38.920 pil ekstasi. Di samping itu, masih ada 10.000 psikotropika lain, seperti obat penenang yang masuk golongan narkoba.

Dari kalangan pengedar, AKBP Erick mengatakan, dari 1.414 tersangka narkoba, 3 di antaranya terbukti sebagai produsen narkoba, 1.105 orang sebagai pengedar atau bandar, dan 309 tersangka lainnya merupakan konsumen.

“Pengungkapan kasus narkoba oleh Satnarkoba ini buah komitmen Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek jajaran dalam memerangi narkoba. Setiap hari kami melakukan proses hukum atau penangkapan terhadap empat penyalahguna narkoba ,” katanya.

“Di antara para tersangka yang ditangkap, sebanyak dua orang mendapat vonis mati,” tambahnya. (gunawan)

News Feed