oleh

Sandiaga Janji Bangun Indonesia Tanpa Utang, Ini Pro dan Kontranya

-Ekonomi-66 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Cawapres Sandiaga Uno berjanji membangun infrastruktur jika dirinya dan capres Prabowo Subianto terpilih pada Pilpres 2019 nanti. Ia mengaku bakal membangun infrastruktur tanpa membenani anggaran dengan utang.

“Pak Prabowo dan saya ingin insyaallah infrastruktur kita bangun. Kita bangun juga segi-segi ekonomi lain dan infrastruktur itu tidak perlu membebani utang kepada bangsa kita,” kata Sandiaga, di Jalan Ciledug Raya, Petukangan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018) kemarin.

Dia menjelaskan pembangunan infrastruktur bakal menggunakan pendekatan selain utang. Pembangunan infrastruktur, menurutnya, bisa dilakukan dengan melibatkan sektor swasta.

“Jadi insya allah kita ingin negara kita terus membangun, tapi dengan pendekatan lain. Infrastruktur bisa dibangun dengan sektor swasta dilibatkan dengan pendanaan jangka panjang, jangan sampai membebani seperti sekarang anggaran kita,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menjelaskan janji Sandiaga yang akan membangun infrastruktur tanpa membenani anggaran dengan utang, caranya sama dengan yang dilakukan Presiden Vladimir Putin di Rusia.

Menurut Andre, Prabowo-Sandi jika nantinya terpilih bukan melakukan kebijakan menaikkan pajak tapi justru menurunkan tarif pajak. Andre pun mencontohkan kebijakan serupa yang telah dilakukan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Waktu itu pajak penghasilan di Rusia itu 80 persen, Presiden Rusia Vladimir Putin menurunkan menjadi 13 persen, yang terjadi apa, yang terjadi malah pajak di Rusia itu naik 3 sampai 6 kali naiknya (karena masyarakat yang semula enggan membayar pajak, menjadi mau membayar pajak karena tarifnya murah). Nah itu yang akan dilakukan Pak Prabowo,” ujar Andre, di Jakarta, Minggu (9/12/2018).

Selain melakukan kebijakan tax ratio, untuk menghindari utang, Prabowo-Sandi dikatkan Andre juga akan mempergunakan anggaran dengan cerdas dan tepat. “Kerja cerdas, kerja tuntas. Itu yang harus dilakukan, bukan hanya kerja-kerja tapi nggak mikir,” tuturnya. 

Sementara itu, Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Irma Suryani Chaniago mengingatkan cawapres Sandiaga Uno yang berjanji akan membangun infrastruktur tanpa membankan APBN dengan utang. Irma mengingatkan Sandiaga agar tidak asal memberi pernyataan tanpa perhitungan yang jelas.

“Jadi jangan ngomong terlalu berlebihan, jangan asal mau menang kemudian diomongin senak-enaknya, kemudian malah semuanya malah tidak dipertanggung jawabkan, kan tidak bisa juga. Kalau kita ngomong itu kan ada ukurannya, ada ukuran kenapa kita bisa ngomong begitu, apa solusinya coba?,” kata Irma di Jakarta, kemarin.

Irma lalu melanjutkan, jika Sandiaga berjanji akan melakukan pembangunan tanpa berutang, lantas dari mana uang yang akan dipakai untuk membangun. Irma pun menyinggung bunga dari utang Indonesia di periode presiden sebelumnya.

“Dia (Sandiaga) ngomong, dia akan melakukan pembangunan tanpa utang, dari mana duitnya? Asalnya dari mana duitnya? Duitnya berasal dari mana, coba gitu dulu. Jangan asal dia ngomong kalau membangun tidak pakai utang, coba pengen saya tahu,” ujarnya.

“Bayar bunga utang luar negeri kita dari periode-periode sebelumnya kita terus bayar. Ini juga jangan sampai kemudian ‘yang penting gue menang, persoalan masyarakat ketipu nggak ada urusan’. Itu jangan sampai seperti itu, ya siapapun yang berbicara jangan sampai terjadi seperti itu,” lanjut Irma. (dtc/jar)

News Feed