oleh

Saat Ditangkap, Juru Parkir yang Keroyok TNI Masih Enak Tidur

-Hukum-120 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Tim Polsek Ciracas dan Polres Jakarta Timur menangkap seorang tukang parkir berinisial AP yang diduga terlibat dalam pengeroyokan anggota TNI AL dan TNI AD di Cibubur,  Jakarta Timur.

AP ditangkap di rumahnya, Rabu (12/12/2018) pagi jam 08.30 WIB. AP diduga berperan memegang dan ikut memukul anggota TNI tersebut. Dia dibantu tiga pelaku pengeroyokan lain.

“Tadi pagi kita tangkap di rumahnya, yang bersangkutan masih tidur kita tangkap kemudian kita bawa ke Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Menurut Argo, pelaku berinisial AP ini perannya adalah memegang korban dan kemudian ikut melakukan pemukulan. Saat ini, AP sudah ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan dan ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Saat ini, polisi masih memburu tiga pelaku pengeroyokan lainnya. Namun berapa sesungguhnya jumlah pengeroyok belum bisa dipastikan, hanya saja para terduga pelaku lain sudah berhasil diidentifikasi.

“Sudah diidentifikasi oleh tim, beri kesempatan tim menyelidiki peristiwa di Cibubur,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Rabu (12/12/2018). 

Sebelumnya diberitakan, anggota TNI AL Kapten Komarudin terlibat cekcok dengan sejumlah juru parkir di depan Pertokoan Arundina, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (10/12/2018). Keributan terjadi karena seorang juru parkir memindahkan motor sehingga menyenggol Kapten Komarudin yang saat itu sedang berjongkok memeriksa knalpot motornya yang juga terparkir di sana.

Kapten Komarudin pun menegur juru parkir tersebut, namun si tukang parkir ternyata bereaksi emosional sehingga memancing kedatangan teman-temannya. Kapten Komarudin pun dikeroyok sedikitnya oleh 9 orang, sebagaimana terlihat dalam rekaman video yang viral di media sosial.

Ketika pengeroyokan terjadi, Pratu Rivonanda dari TNI AD kebetulan melintas di lokasi kejadian. Melihat ada rekan sesama militer dikeroyok, Pratu Rivonanda pun berusaha melerai, namun justru dia pun ikut dikeroyok oleh para pelaku.

Saat berita ini diturunkan, di media sosial dipenuhi komentar masyarakat yang mendukung TNI dan meminta agar pelaku pengeroyokan dihukum berat. Netizen juga meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membereskan permasalahan parkir liar yang memang kerap meresahkan warga. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/2018/12/12/polisi-belum-ungkap-identitas-massa-penyerang-polsek-ciracas/

 

 

News Feed