oleh

Utang BUMN Sudah 67% dari Aset, Sandiaga Tegaskan Tidak Boleh Ada Intervensi Penguasa

-Ekonomi-85 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Cawapres Sandiaga Uno menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bukan milik penguasa, sehingga harus dikelola dengan baik lantaran menjadi benteng ekonomi Negara. Namun masalahnya, utang BUMN sudah mencapai 67% dibandingkan aset yang dimiliki. Intervensi kepentingan politik penguasa disinyalir menjadi salah satu sebab buruknya kondisi keuangan BUMN.

“BUMN bukan milik pemerintah yang berkuasa, BUMN tidak boleh diganggu dengan kepentingan politik,” kata Sandiaga, dalam diskusi bertajuk ‘Selamatkan BUMN Sebagai Benteng Ekonomi Nasional’ di Hotel Ambhara, di Jakarta, beberapa saat lalu.

Dia mengatakan BUMN harus menjadi alat kesejahteraan masyarakat dan bukan menjadi beban. Namun Sandi melihat bahwa kondisi BUMN saat ini tidak terlepas dari intervensi demi kepentingan politik.

“Jangan ada alasan-alasan BUMN dikelola dan diintervensi kepentingan politik, saya yakin BUMN bisa menjadi alat negara untuk memastikan kesejahteraan rakyat,” katanya. 

Sementara Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said yang turut hadir dalam diskusi merasa prihatin dengan kondisi BUMN saat ini yang sebagian dililit utang. Menurut Sudirman, hasil dari BUMN itu sendiri saat ini tidak dinikmati mayoritas rakyat Indonesia.

“Sekarang ini utang sudah 67% dari aset. Sebetulnya kalau BUMN diurus dengan baik, sumber talenta terbaik ya dari BUMN,” kata Sudirman.

Menurut dia, buruknya tata kelola BUMN selama ini, tak lepas dari campur tangan d pemerintah. Maka dari itu, Sudirman menginginkan agar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dapat menjadi pemimpin Indonesia di 2019 agar dapat membenahi BUMN dari semua aspek.

“Prabowo-Sandi ingin Indonesia untuk semua. BUMN boleh menjadi engine, tetapi kalau implementasi harus untuk semua,” ujarnya. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/2018/12/13/ditolak-di-pasar-kota-pinang-sandiaga-itu-bukan-sandiwara/

News Feed