oleh

Tahun Depan Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan Rp6-12 Juta/Tahun

-Ekonomi-722 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Pemerintah berencana melipatgandakan bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Kebijakan ini mulai diberlakukan tahun 2019 mendatang.

Pemerintah juga memutuskan untuk mengubah skema penyaluran dari yang semula flat menjadi sesuai kondisi dan komponen.

Presiden Jokowi mengatakan besaran bantuan PKH yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) nantinya diharap bisa menekan angka kemiskinan dan kesenjangan di Indonesia.

“Kalau tahun ini dan sebelumnya KPM mendapat Rp 1,89 juta per tahun, tahun depan bisa mendapatkan dua kali lipat. Oleh sebab itu dampingi, benar-benar dampingi. Karena saya yakin saudara sekalian sangat berkepentingan sekali untuk bisa menghilangkan kemiskinan dari negara kita Indonesia,” ujar Jokowi di Jakarta, kemarin.

Jokowi pun meminta kepada sumber daya PKH untuk memastikan bahwa penyalurannya tepat sasaran.

“Memastikan penyaluran bantuan itu betul sampai ke tangannya, sistem sudah dibangun tapi memastikan anggaran itu sampai tangan penerima manfaat,” kata Jokowi.

Sebelumnya, alokasi anggaran PKH naik hampir dua kali lipat dari Rp 19,3 triliun di tahun 2018 menjadi Rp 34,4 triliun di tahun 2019.

Di lain tempat, Menteri Sosial Agus Gumiwang menjelaskan jika sebelumnya dana PKH yang diterima KPM sebesar Rp 1,89 juta per keluarga per tahun. Kini dananya disesuaikan berdasarkan indeks bantuan sosial PKH tahun 2019.

“Untuk bantuan tetap satu keluarga, reguler Rp 550.000 per keluarga per tahun, PKH Akses atau khusus keluarga yang sulit terjangkau sebesar Rp 1 juta per keluarga per tahun,” katanya.

Dari angka tersebut, para keluarga penerima manfaat pun masih bisa mendapatkan tambahan yang besar. Yaitu berasal dari bantuan komponen setiap jiwa. Jika dalam satu keluarga ada ibu hamil dan balita akan mendapatkan tambahan sebesar Rp 2,4 juta.

Selanjutnya, jika terdapat anak SD sederajat mendapat tambahan Rp 900 ribu, anak SMP sederajat sebesar Rp 1,5 juta, anak SMA sebesar Rp 2 juta, penyandang disabilitas sebesar Rp 2,4 juta, dan lansia di atas 60 tahun sebesar Rp 2,4 juta.

Jika dihitung, untuk keluarga miskin reguler total dalam satu tahun bisa menerima Rp 9,75 juta per keluarga. Dengan hitungan maksimal empat komponen. Angka tersebut berasal dari komponen dengan nilai paling tinggi.

Sedangkan untuk PKH akses atau keluarga sulit terjangkau bisa mendapatkan bantuan mencapai Rp 10,2 juta per keluarga per tahun. Itu pun dengan komponen yang nilainya paling tinggi. (dtc/jar)

News Feed