oleh

Menperin: Ekspor dari Morowali ke Amerika dan China Tembus 4 Milliar Dollar

-Ekonomi-768 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Indonesia sudah berhasil melakukan hilirisasi terhadap nickel ore menjadi stainless steel. Hilirasi tersebut menghasilkan keuntungan siginifikan bagi perekonomian negara.

Menurutnya, harga nickel ore sekitar 40-60 dollar AS, setelah menjadi stainless steel harganya menjadi di atas 2.000 dollar AS. Dan komoditas tersebut sudah mampu diekspor dari Morowali.

“Kita sudah mampu ekspor dari Morowali senilai 4 miliar dollar AS, baik itu hot rolled coil maupun cold rolled coil ke Amerika Serikat dan China,” katanya.

Hingga November 2018, kata Airlangga, realisasi investasi sektor industri mencapai Rp70,8 triliun atau 27,72 persen dari seluruh penanaman modal di Indonesia. Sementara pada semester I-2018, jumlah tenaga kerja di sektor industri sudah menembus angka 17,92 juta orang.

Dia menunjuk contoh di klaster Cilegon, sudah ada beberapa tambahan investasi. Misalnya, Posco dan Krakatau Steel sebesar 3 miliar dollar AS dan beberapa minggu lalu Lotte melakukan ground breaking senilai 3,5 miliar dollar AS.

“Ini diharapkan dapat memberikan efek kepercayaan diri kepada investor lain karena dilakukan menjelang tahun politik. Artinya, investor tidak perlu lagi menunggu, bahwa kondisi ekonomi dan politik Indonesia dinilai stabil,” tegas Airlangga.

Dia optimis pembangunan kawasan industri akan dapat meningkatkan nilai investasi di Indonesia.

“Dengan berdirinya pabrik akan menyerap banyak tenaga kerja lokal. Ini salah satu bukti dari multiplier effect aktivitas industrialisasi,” ujarnya. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/2018/12/18/kemenperin-targetkan-18-kawasan-industri-baru-di-luar-jawa/

News Feed