oleh

Atur Perizinan Pendaki Asing, PMA Jalin Kerjasama dengan Imigrasi Timika

-Utama-159 views

Mimika, Radar Pagi – Perjanjian Kerjasama pihak Imigrasi Kelas II TPI Mimika dan Papua Mountaineering Association (PMA) ditandatangani pada Jumat (18/1/19).

Bertempat di Aula Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Papua, penandatanganan perjanjian tersebut terkait  bidang pengawasan dan pelaporan wisatawan/pendaki, terutama orang asing yang melakukan pendakian di Puncak Carstensz.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kantor Imgrasi Kelas II TPI Mimika Jesaja Samuel Enock, Amd.Im., SH. dan Ketua sekaligus pendiri PMA Maximus Tipagau.

Dalam sambutannya, Jesaja Samuel Enock menyampaikan tujuan perjanjian kerja sama tersebut untuk mewujudkan ketertiban dalam kegiatan pariwisata bagi orang asing yang melakukan pendakian di Puncak Carstensz sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Puncak Carstenzs.

“Kantor Imigrasi tidak hanya menjadi tempat untuk pengurusan paspor dan pengurusan izin tinggal, namun Kantor Imigrasi harus bisa menjadi fasilitator pembangunan ekonomi nasional. Dengan adanya perjanjian ini, diharapkan semakin menggairahkan dunia pariwisata di Papua, terutama Puncak Carstensz agar lebih dikenal di Indonesia dan di dunia,” kata Jesaja.

Ketua sekaligus pendiri PMA Maximus Tipagau bersama Kepala Kantor Imgrasi Kelas II TPI Mimika Jesaja Samuel Enock, Amd.Im., SH.

Tidak hanya itu, sambung Jesaja, dengan adanya perjanjian tersebut diharapkan nantinya terdapat sinergitas antara Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika dengan PMA beserta instansi lainnya, terkait pengawasan dan pelaporan orang asing yang akan melakukan pendakian ke Puncak Carstenzs.

Sementara itu, menurut Ketua PMA Maximus Tipagau, perjanjian kerja sama tersebut nantinya akan digunakan sebagai acuan untuk pembuatan regulasi seperti undang-undang dan peraturan daerah yang mengatur tentang pendakian termasuk regulasi yang menyangkut pendaki dari luar negeri.

“Selain untuk mengawasi keberadaan orang asing di Indonesia, nantinya undang-undang/Perda tersebut untuk melindungi keberadaan aset berharga milik negara baik itu berupa flora, fauna, dan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar jalur pendakian Puncak Carstenzs,” kata Maximus.

Dia menjelaskan bahwa perjanjian yang diadakan bertujuan untuk menjadikan PMA sebagai pengontrol dan pengawas segala bentuk aktifitas pendakian dan operasi di Puncak Jayawijaya- Carstensz.

“Dengan adanya kerja sama antara PMA dan kantor Imigrasi maka target bersama kami adalah untuk menjalankan regulasi pendakian dan operasi ke Carstensz, penerapan SOP Pariwisata, membuat standarisasi dan sistem sertifikasi untuk pemandu dan pendaki gunung, pengawasan permasalahan dan lain-lain,” katanya.

Jajaran Kantor Imigrasi Kelas ll TP Mimika dan perwakilan dari PMA

Maximus merasa Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika sejalan dengan program PMA yang ingin mewujudkan ketertiban dalam kegiatan pariwisata bagi pendaki dari negara luar, sekaligus untuk turut meningkatkan perhatian publik untuk datang ke Carstnesz.

“Semoga dengan kerjasama PMA dan Kantor Imigrasi kelas II TPI Mimika dapat memberikan jaminan keamanan dan kenyaman untum setiap pelaku usaha pendakian dan pendaki yang bertujuan ke Carstensz,” tuturnya.

Acara penandatanganan perjanjian ini dihadiri oleh seluruh jajaran kantor Kantor Imigrasi Kelas ll TP Mimika dan perwakilan dari PMA. (Om Yan)

 

 

 

 

News Feed