oleh

Media Internasional Ramai Beritakan Bebasnya Ahok, Ahoker Semuti Taman Kalijodo

-Utama-415 views

Jakarta, Radar Pagi – Para pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang biasa disebut Ahoker merayakan kebebasan tokoh idolanya itu dengan menggelar syukuran di Taman Kalijodo, Jakarta Utara.

Pemilihan Taman Kalijodo sebagai lokasi hajatan bukan tanpa alasan. Tempat ini sudah puluhan tahun dimanfaatkan untuk kegiatan maksiat, tetapi baru di era Ahok menjabat gubernur, Kalijodo bisa berdampak positif bagi masyarakat luas.

“Bagi anak-anak, untuk penggemar olahraga, hingga tempat ini sangat berubah 180 derajat fungsinya dari hal yang sangat negatif sampai membawa kebahagiaan bagi warga sekitar dan warga Jakarta pada umumnya,” ujar inisiator acara syukuran, Peter F Momor di lokasi acara, Kamis (24/1/2019).

Taman Kalijodo juga dipilih supaya para pendukung Ahok tidak terkonsentrasi di Mako Brimob, Depok.

“Setelah Pak BTP (Basuki Tjahaja Purnama) di penjara, semua menanti-nantikan kapan saatnya untuk Pak BTP keluar. Nah ini momen yang tepat untuk kita kumpul kembali dan kita mau menyuarakan lagi spirit of Ahok melalui kegiatan ini,” ujar Peter.

Acara ini dimeriahkan dengan beberapa mata acara seperti bernyanyi bersama hingga melantunkan doa bareng untuk Ahok. Sebagian besar dari mereka mengenakan kemeja kotak-kotak.

Menurut Peterr, hajatan ini juga bertujuan memperkuat kekerabatan para pendukung yang selama ini menantikan kepulangan sang mantan gubernur.

Sebelumnya diberitakan, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah dibebaskan dari Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Kamis (24/1) pukul 07.00 WIB.

Momen kebebasan pria yang kini memilih untuk dipanggil BTP ini diabadikan lewat Instagram oleh putra sulung, Nicholas Sean Purnama.

Jadi Trending Topik dan Disorot Dunia

Kebebasan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada Kamis (24/1) dari Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat disambut netizen dengan riuh. Sejak Kamis pagi setidaknya ada lima tagar dalam daftar trending topik Twitter di seluruh Indonesia.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang mencatat sekitar 82,5 persen pengguna Twitter yang mencuitkan kebebasan Ahok merupakan generasi milenial berusia 18-35 tahun.

“Ada 84.397 percakapan di Twitter, 25,926 akun manusia. Sebanyak 82,5 persen usia milenial,” terang Rustika dikutip dari CNNIndonesia.

Berdasarkan demografi, Rustika menjelaskan 59 persen diantaranya merupakan laki-laki dan sisanya perempuan.

Dilihat dari lokasi, 59,5 persen netizen berasal dari DKI Jakarta, 11,4 persen dari Jawa Barat, 8,6 persen Jawa Timur, dan sisanya dari kota-kota lain di Indonesia.

Lima tagar yang digunakan pengguna Twitter untuk menyambut kebebasan Ahok yang tercatat ada 60.603 cuitan menggunakan tagar #WelcomeBackBTP, #AhokBebas sebanyak 13.899 cuitan, dan #BTPPulang 14.944 cuitan.

“Sentimen negatif 18,4 persen. Sisanya positif dan netral. Emosi terbesar ‘joy’, anticipation, disgust dan trust,” lanjut Rustika.

momen ketika mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, resmi bebas dari tahanan pada Kamis (24/1) juga menjadi sorotan media internasional.

Surat kabar Inggris, The Guardian, hingga koran Amerika Serikat seperti The New York Timesdan The Washington Post turut memberitakan pembebasan Ahok dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, setelah menjalani hukuman 2 tahun penjara akibat kasus penistaan agama.

Dalam ringkasan artikelnya, The New York Times menyebutkan Ahok divonis sebagai terpidana penistaan agama akibat pidato “lelucon politisnya” yang tak disiapkan matang-matang, yakni mengutip ayat suci Al-Quran yakni ayat 51 surat Al-Maidah.

Sementara itu, The Washington Post menulis artikel pembebasan Ahok dengan judul Indonesian Christian Politician Held on Blasphemy Charges Released from Jail.

Media-media besar dari negara Asia juga turut menyoroti pembebasan Ahok hari ini. Media asal Singapura, The Straits Times, dan China, South China Morning Post, juga memberitakan hal serupa. (jar)

 

 

 

 

 

News Feed