oleh

Kapolres Nias Selatan Terima Audiensi Tokoh Muslim

-Sumatera-409 views

Nias Selatan, Radar Pagi – Kapolres Nias Selatan AKBP I GEDE NAKTI WIDHIARTA., S.I.K menerima kunjungan audiensi tokoh-tokoh muslim di Kabupaten Nias Selatan. Audiensi yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi ini dilakukan di Ruang Kerja Kapolres Nias Selatan, Jl. Mohammad Hatta Kecamatan Telukdalam, Rabu (23/1/2019) sekitar pukul 10.00 wib,

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan pesan kepada seluruh pemuka agama di Kabupaten Nias Selatan untuk membantu Polri menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Nias Selatan jelang Pesta Demokrasi 2019.

“Saya mengingatkan jangan sampai ada masjid dan gereja dijadikan tempat praktik politik seperti kampanye atau menyebarkan hoax. Silahkan berkhotbah atau berdakwah sesuai dengan ajaran agama yang sesungguhnya, atau tidak ada mengubah isi dari ajaran-ajaran yang dimaksud,” kata Kapolres.

Kapolres juga meminta para tokoh agama dan masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan miras dan narkoba. “Jika ada dari Bapak Tokoh Agama sekalian atau masyarakat mengetahui adanya penyaluran minuman keras (Tuak Nifaro) dan juga peredaran narkoba, tolong dilaporkan kepada kami  agar kami bisa bergerak cepat untuk melakukan penindakan dan penegakan hukum,” katanya.

Sementara Sekretaris MUI Kabupaten Nias Selatan Abdul Gani Ge’e menyampaikan bahwa umat muslim beserta FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Nias Selatan tetap mendukung dan menjaga kestabilan antar umat beragama demi menjaga kondusifitas jelang pemilu 2019.

“Dari hasil aturan yang telah kami sepakati bahwa hingga sampai saat ini tidak diizinkan atau diperbolehkan sembarangan orang untuk masuk ke masjid,” katanya.   

Dalam kesempatan itu, Abdul Gani sekaligus melaporkan masalah pengambilan pasir secara liar di Pantai Lagundri yang telah berhasil ditertibkan oleh masyarakat sendiri sehingga kondisi pantai tersebut bisa kembali seperti dulu.

Pdt. Yohanes Amazihono yang turut hadir dalam audiensi sebagai perwakilan dari FKUB Kabupaten Nias Selatan menyampaikan hingga saat ini belum ditemukan masalah umat beragama di wilayahnya.

“Hal itu tercipta dikarenakan masing umat muslim dan nasrani di Kabupaten Nias Selatan masih memiliki budaya adat yang masih ketat terhadap hubungan keluarga dan adat istiadat,” katanya.

Terkait dengan masalah politik, Pdt. Yohanes mengakui banyak pembahasan tentang caleg dan capres berlangsung hangat di tengah masyarakat, namun belum ada masalah menonjol atau serius yang terjadi.

“Harapan kami dari FKUB Kabupaten Nias Selatan akan lebih bersinergitas atau ikut membantu dalam menyelesaikan permasalahan Umat beragama di wilayah Kabupaten Nias Selatan,” katanya.

Beberapa tokoh agama dan pejabat di lingkungan Polres Nias Selatan yang hadir dalam pertemuan ini, di antaranya Ketua MUI Nias Selatan H. Sulaiman Harefa, Kasat Intelkam Polres Nias Selatan AKP Jos Tumpak Simanjuntak, Kasat Binmas Polres Nias Selatan IPTU P.T Silalahi, dan Ps. Kasubag Humas Polres Nias Selatan Brigadir Dian Octo Lumban Tobing. (WL)  

News Feed