oleh

Pencipta Lagu Yanto Sari Diperiksa Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya

-Hukum-661 views

Jakarta, Radar Pagi – Pencipta lagu Yanto Sari ditangkap karena kasus narkoba. Bersama dia ikut diciduk tiga temannya yang salah satunya berprofesi sebagai aranger music, Romy Patti Selano.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan mengatakan keempat tersangka sedang menjalani pemeriksaan di Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.
“Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa,” kata Argo, Rabu (6/2/2019).

Menurut Argo, selain Yanto dan Romi, dua lainnya adalah Yudi Sudarso dan Mike Adriyani alias Indri.

Yanto dan Romy ditangkap di depan Ruko Puri Sentra Niaga, Jalan Seulawah Blok D No 63 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur pada Senin (4/2/2019) sore.  

Sedangkan Mike dan Yudi ditangkap di sebuah rumah di Gang Mohamad RT 008/004 No 34 Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

“Di situ ditemukan ada barang bukti seperti cangklong dan bong terbuat dari botol sprite serta dua buah korek api gas,” kata Argo.

Argo mengungkap, tertangkapnya Yanto bermula dari adanya informasi masyarakat terkait akan adanya transaksi narkoba di lokasi tersebut. Polisi mengintai di lokasi selama tiga hari.

“Selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap tersangka YS saat keluar rumah,” tuturnya.

Deklarasi Kampung Bebas Miras dan Narkoba

Deklarasi Kampung Bebas Miras dan Narkoba

Di tempat terpisah, Babinsa Kelurahan Kratonan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Yudi Widiyanto dan Bhabinkamtibmas Bripka Damar, menghadiri Deklarasi Kampung Bebas Miras dan Narkoba yang digelar Bersama warga Joyodiningratan di RW 5 Kelurahaan Kratonan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Selasa (5/2/2019),

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang ada di kampung Joyodiningratan, yang telah berinisiatif untuk membangun diri dari masalah sosial dengan mendeklarasikan kampung ini sebagai kampung bebas Miras dan narkoba,” ujar Serka Yudi di sela-sela kegiatan deklarasi.

Menurutnya, masalah miras dan narkoba kini sudah menjadi penyakit sosial yang sulit diberantas, “Dengan demikian, jika ada masyarakat di kampung-kampung yang punya kesadaran sendiri untuk mencegah dan memberantas penggunaan juga peredaran Miras dan narkoba, seperti yang hari ini kita deklarasikan, maka kami Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat mendukung,” tegasnya.

Melalui Ketua RT 4, Yudi, warga berharap setelah dideklarasikannya Kampung Joyodiningratan sebagai Kampung Bebas Miras dan Narkoba, maka masyarakat tidak boleh lagi melakukan kebiasaan Miras dan narkoba. (jar/agus)

 

 

News Feed