oleh

Susah Payah Kumpulkan Uang Buat Beli Motor Bikin Adi Nggak Rela Ditilang

-Nasional-89 views

Tangerang, Radar Pagi – Merasa sudah susah payah mengumpulkan uang Rp3 juta untuk membeli motor bekas tanpa dilengkapi Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) secara online melalui iklan di facebook, rupanya membuat Adi Saputra (21) merasa tidak rela motornya ditilang polisi.

Alasan yang terkesan aneh itu diutarakan Adi saat ditanya polisi mengapa dia membanting dan merusak motornya sendiri, Jumat (8/2/2019).

“Keterangan sementara dari tersangka yang bersangkutan selama ini untuk membeli sepeda motor yang bersangkutan mengumpulkan uang dalam waktu yang cukup lama sehingga ada perasaan marah ada perasaan mungkin dia sedih motor yang selama ini dia peroleh dengan susah payah harus dilakukan penilangan oleh polisi,” ujar Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Polres Tangerang Selatan, Jumat (8/2/2019).

Menurut polisi, Adi merasa sedih sudah mengumpulkan uang dengan susah payah dari hasil berjualan kopi di Pasar Modern, BSD.

Adi yang bekerja sehari-hari sebagai penjual kopi itu membeli motor seharga Rp 3 juta lewat Facebook. Namun dia membeli kendaraan itu tanpa dilengkapi.

“Kenapa yang bersangkutan begitu agresif dan overreaktif menanggapi tindakan tegas dari petugas yang akan melaksanakan penilangan. sehingga dia melakukan tindakan tersebut,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Polres Tangerang Selatan, Jalan Letnan Sutopo, Serpong, Tangsel, Jumat (8/2/2019).

Yang jelas, ulah pemuda asal Lampung itu kini berbuntut panjang. Dia ditangkap Jumat siang tadi atas dugaan pembelian motor secara illegal karena tidak dilengkapi surat kepemilikan.

Sambil mengenakan seragam tahanan oranye, Adi meminta maaf di hadapan pihak kepolisian dan awak media di Mapolres Tangsel, Serpong.

“Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menegur saya sehingga saya lebih baik dalam berkendara dan mematuhi lalu lintas. Kepada seluruh masyarakat indonesia dan khususnya kepada pihak kepolisian, mohon permohan maaf saya diterima. Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.”

Setelah itu, Adi meminta maaf kepada Bripka Oky, petugas Satlantas Polres Tangsel yang berada di lokasi ketika Adi mengamuk.Sambil berurai air mata, Adi mencium tangan Bripka Oky. 

Dari penelusuran polisi diketahui Adi Saputra membeli motor dari seseorang berinisial D pada pertengahan Desember 2018. Ternyata, motor tersebut bukanlah milik D, melainkan milik Nur Ichsan yang sedang digadaikan kepada D. D menjual motor tersebut kepada Adi Saputra tanpa sepengetahuan Nur Ichsan. Polisi kini masih menelusuri keberadaan D.

Seperti diketahui, Adi Saputra bersama kekasihnya berinisial Y  mengendarai motor Honda Scoopy dengan tidak memakai helm di di Jalan Letjen Soetopo, depan Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) pagi kemarin. Adi kemudian melihat anggota polisi bernama Bripka Oky dan rekannya yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Karena takut ditilang, dia pun putar arah dan melawan arus.

Bripka Oky lantas mengejar Adi Saputra. Saat diperiksa, Adi tak bisa menunjukkan STNK dan SIM. Bripka Oky pun lantas ingin menilangnya, namun di luar dugaan, Adi marah besar sehingga menghancurkan motornya sendiri. (jar)

 

 

News Feed