oleh

Senin Depan Pemuda Jagoan Pembanting Motor Akan Diperiksa Kejiwaannya

-Hukum-95 views

Tangerang, Radar Pagi – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) akan memeriksa kejiwaan Adi Saputra (21), Senin (11/2/2019) mendatang. Adi adalah pemuda asal Lampung yang marah dan menghancurkan sepeda motornya sendiri hanya karena tak terima ditilang polisi.

Pemeriksaan kejiwaan itu untuk memastikan apakah Adi mengalami ganggung kejiwaan atau tidak. Hal ini penting untuk memastikan hukuman atau pasal yang akan dijatuhi kepadanya.

“Insyaallah kita lakukan tes kejiwaan,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho, Sabtu (9/2/2019).

Yurikho mengatakan proses penyidikan kasus yang menjerat Adi terus dikembangkan. Penjual motor ke Adi masih diburu.

“Belum (ketangkap), proses penyelidikan masih berjalan,” ujar dia.

Sementara Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, Adi dicokok bukan karena pelanggaran lalu lintas atau aksi perusakan sepeda motor yang dilakukannya di depan petugas. Tapi karena dugaan membeli sepeda motor secara illegal karena tidak dilengkapi surat kepemilikan.

“Kalau kami melihatnya, kita harus tahu dulu sebabnya. Bisa jadi banyak sebab. Mungkin lagi banyak masalah dan dia punya penyakit,” ujar Ferdy.

“Akan beda ceritanya, kalau dia banting motor dan melemparnya ke anggota,” sambungnya.

Psikolog Forensik dari Universitas Pancasila, Reza Indragiri Amriel, sebelumnya menyebut, aksi pengendara menolak ditilang polisi merupakan sebuah fenomena menarik.

Reza menjelaskan, intermittent explosive disorder merupakan suatu penyakit mental yang menyeramkan. Tidak ada angin tidak ada hujan, penderita intermittent explosive disorder suka marah secara tiba-tiba. “Bahkan penderitanya kerap melampiaskan marah sampai dengan cara merusak barang di sekitarnya,” katanya.

Seperti diketahui, Adi Saputra bersama kekasihnya berinisial Y  mengendarai motor Honda Scoopy dengan tidak memakai helm di di Jalan Letjen Soetopo, depan Pasar Modern BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) pagi kemarin. Adi kemudian melihat anggota polisi bernama Bripka Oky dan rekannya yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi. Karena takut ditilang, dia pun putar arah dan melawan arus.

Bripka Oky lantas mengejar Adi Saputra. Saat diperiksa, Adi tak bisa menunjukkan STNK dan SIM. Bripka Oky pun lantas ingin menilangnya, namun di luar dugaan, Adi marah besar sehingga menghancurkan motornya sendiri. (jar)

News Feed