oleh

Tagar #uninstallbukalapak Jadi Trending Topic, Bos Bukalapak Minta Maaf Sebut ‘Presiden Baru’

-Utama-69 views

Jakarta, Radar Pagi – CEO dan Founder Bukalapak, Achmad Zaky, meminta maaf atas kesalahpahaman yang timbul terkait cuitannya di twitter. Dia menegaskan tidak bermaksud untuk mendukung suatu calon presiden tertentu.

“Saya, Achmad Zaky, selaku pribadi dan sebagai salah satu pendiri Bukalapak, dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan yang saya sampaikan di media sosial. Saya sangat menyesali kekhilafan tindakan saya yang tidak bijaksana tersebut dan kiranya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Achmad Zaky dalam rilisnya, Jumat (15/2/2019).

Dia mengaku khilaf dan memastikan cuitan itu tidak terkait Pilpres 2019. Dia malah mengaku amat sangat berterima kasih atas kebijakan serta dukungan pemerintah Indonesia yang diberikan selama ini.

“Buat pendukung pak Jokowi, mohon maaf jika ada yg kurang sesuai kata2 saya 🙏🙏🙏 jadi misperception. Saya kenal Pak Jokowi orang baik. Bahkan sudah saya anggap seperti Ayah sendiri (sama2 orang solo). Kemarin juga hadir di HUT kami. Tidak ada niat buruk tentunya dari tweet saya,” tulisnya.

Sebelumnya, cuitan Zaky di akun Twitter @achmadzaky yang menyinggung ‘presiden baru’ menyebabkan munculnya tagar #uninstallbukalapak, yang jadi trending topic nomor satu di Twitter.

Dalam cuitannya, Zaky menyebut omong kosong industri 4.0 jika budget research & development (R&D) Indonesia masih jauh dibandingkan negara lain.

“Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin,” tulis Zaky.

Saat ini, cuitan yang diunggah pada pada 13 Februari 2019 itu sudah dihapus oleh Zaky.

Meski Achmad Zaky sudah meminta maaf, namun Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin ikut menyayangkan cuitan Zaky yang intinya menyinggung budget research & development di Indonesia ini.

“Sangat disayangkan jika kemudian Achmad Zaky men-tweet yang terkesan ‘melupakan’ upaya Pak Jokowi yang banyak memberikan perhatian terhadap industri digital Bukalapak ini,” ujar jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan, beberapa saat lalu.

Ace menjelaskan komitmen Presiden Jokowi selama ini soal pengembangan ekonomi digital sebagai wujud implementasi revolusi industri 4.0. Bukalapak, kata Ace, didukung penuh Jokowi untuk berkembang pesat dalam industri ekonomi digital.

Sedangkan kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyebut TKN lebay dan menganggap cuitan Achmad Zaky merupakan hal yang lumrah.

“Kubu TKN diharap jangan lebay dan seolah anti-kritik menagggapi cuit CEO Bukalapak. Selama ini mereka sering mengkritik dan bahkan melemparkan tuduhan negatif kepada pihak lain yang tidak mendukung Jokowi, tetapi giliran ada kritik kenapa mesti gusar?” kata anggota tim Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Habiburokhman. (jar)

 

News Feed