oleh

BPN Bantah Prabowo Marah-marah Kepada Ulama Sumenep

-Politik-85 views

Jakarta, Radar Pagi – Video capres Prabowo Subianto diduga marah-marah di hadapan ulama dan tokoh masyarakat dalam acara silaturahmi di Ponpes Assadad di Sumenep, Jawa Timur, beredar luas di tengah masyarakat.

Dalam video tersebut, Prabowo, yang sedang berbicara di mimbar, bertanya kepada seseorang yang terlihat bicara sendiri.

Prabowo yang sedang bicara soal duit WNI di luar negeri pun langsung menghentikan pidatonya. Prabowo bertanya apakah orang tersebut ingin menggantikannya bicara di atas mimbar.

“Ada apa you bicara sendiri di situ? Apa you aja yang mau bicara di sini?” kata Prabowo sambil menunjuk orang tersebut.

“Kalau nggak, kamu aja yang bicara di sini,” sambungnya lagi.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno pun memberi penjelasan terkait video tadi.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Viva Yoga, menegaskan sang capres tidak marah kepada ulama ataupun tokoh masyarakat yang ada. Viva mengatakan Prabowo saat itu menegur warga.

“Dalam video itu, sikap Prabowo menegur audiens, bukan ulama, hanya menegur sayang, tidak menegur dengan kemarahan,” ujar Viva.

Dia mengatakan tidak mungkin Prabowo marah kepada ulama. Sebab, capres nomor urut 02 itu sangat menghormati dan mencintai ulama.

“Pak Prabowo sangat menghormati dan mencintai ulama, kiai, habaib, habib, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat. Sikap Prabowo seperti itulah yang menyebabkan dirinya dekat dengan ulama dan juga dicintai ulama,” katanya.

“Justru yang terjadi Prabowo sering dimarahi, dinasihati, dan dibimbing para ulama. Hal itulah yang menyebabkan dukungan sebagian besar ulama Indonesia ke Prabowo. Gerakan populisme Islam yang dimotori ulama itu adalah menjadi gerakan mendukung Prabowo di Pilpres 2019,” sambungnya.

Viva kembali menegaskan Prabowo tak akan berani marah kepada ulama di Sumenep. Mengingat, saat debat capres pun Prabowo bersikap bijak meski ‘diserang’ oleh capres petahana Joko Widodo.

“New Prabowo adalah pribadi yang matang, tegas tapi santun, bijak, dan ikhlas. Buktinya, sewaktu mendapat ‘serangan’ di debat capres, Prabowo tetap cool dan bijak. Tidak membalas serangan. Bahkan memuji lawan debatnya. Hal ini adalah pribadi yang baik dari Pak Prabowo,” katanya. (mae/tor/dtc/jar)

News Feed