oleh

‘Mak Lampir’ Acungkan 2 Jari, Kubu 02 Nggak Mau Ambil Pusing

-Politik-499 views

Jakarta, Radar Pagi – Salam 2 jari yang diacungkan Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan jadi perbincangan tersendiri di dunia maya. Dengan pose itu seolah Ratna menegaskan dukungannya kepada kubu Prabowo-Sandiaga. Namun kubu Prabowo yang terlanjur ‘sakit hati’ dengan kebohongan Ratna menilai Ratna seharusnya tidak lagi membawa-bawa ‘02’ ke dalam persidangan. Bahkan Ratna disamakan dengan ‘Mak Lampir’.

Menanggapi pose 2 jari Ratna, Hidayat Nur Wahid menyebut salam dua jari Ratna Sarumpaet tidak ada hubungannya dengan Prabowo-Sandiaga.

“Kita nggak ada hubungannya dengan Bu Ratna Sarumpaet,” kata Hidayat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Namun Hidayat yang merupakan Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini menyebut salam 2 jari Ratna jelas merugikan kubu pasangan nomor 02.

“Kalau beliau melakukan hal itu (salam 2 jari), akan semakin mengesankan tentang hal yang kemudian seolah-olah ini ada kaitannya dengan Prabowo dan Sandi. Jadi menurut saya, hal semacam itu tidak dilakukan,” ujar Hidayat.

Dia menyarankan Ratna untuk fokus menghadapi kasusnya tanpa perlu menampilkan gestur dua jari. Hidayat meminta Ratna bertanggung jawab terhadap resiko dari perbuatannya.

“Fokus aja membela dirinya untuk kemudian mengikuti proses hukum, dan kalau ternyata beliau betul-betul melakukan pembohongan ini untuk kepentingan apa, silakan dibuka,” katanya.

Sementara Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, yang datang ke PN Jakarta Selatan mengaku tak ada urusan dengan sidang hoax Mak Lampir.

“Bukan, bukan urusan Mak Lampir nih. Gw nggak ada urusan sama Mak Lampir. Gw ada urusan yang lain,” ujar Andre di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).

Andre mengaku tidak tahu kalau di PN Jakarta Selatan sedang digelar sidang Ratna Sarumpaet.

“Mari kita tunggu sajalah sidangnya, gua nggak ada urusan sama beginian nih,” kata Andre.    

Minum Obat Anti Depresi

Sementara itu di dalam persidangan, tim pengacara Ratna Sarumpaet mengajukan agar status kliennya diubah menjadi tahanan kota, mengingat usia kliennya yang sudah maghrib.

“Kami selaku tim penasihat hukum terdakwa mengajukan permohonan untuk pengalihan jenis penahanan, dari rumah tahanan negara Polda Metro Jaya menjadi tahanan rumah atau tahanan kota,” kata pengacara Ratna, Kamis (28/2/2019).

Ratna yang sejak awal 2018 disebut-sebut sudah mengonsumsi obat anti depresi ini dikhawatirkan jatuh sakit akibat stress yang diterimanya akibat kasus hoax ini.  (jar)

News Feed