oleh

Andi Arief Ditangkap Bersama Wanita Karena Narkoba, Barang Bukti dari Rokok Sampai Kondom

-Hukum-235 views

Jakarta, Radar Pagi – Andi Arief dikenal sebagai sosok kritis yang banyak melontarkan kritik. Namun ibarat pepatah ‘gajah di seberang lautan nampak, upil nongol di depan hidung nggak kelihatan’, rupanya Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat ini lupa untuk mengkritik diri sendiri.

Pria kelahiran Bandar Lampung, Lampung, 20 November 1970 ini ditangkap di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019) malam kemarin sekitar puku 20.00 WIB karena diduga mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Saat ditangkap, Andi sedang bersama seorang wanita yang identitasnya belum diungkap.

Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis, membenarkan kabar  Andi Arief ditangkap tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri diduga terkait penyalahgunaan narkoba.

“Ya benar,” katanya singkat, Senin (4/3/2/2019).

Andi diduga baru menggunakan shabu yang sempat dibuang sesaat sebelum Tim NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan penggerebekan.

Tim Bareskrim menggeledah kamar yang ditempati Andi termasuk menggeledah kamar mandi. Dari foto penangkapan yang diperoleh, terlihat kloset di kamar tempat Andi Arief menginap dibongkar. Kloset duduk itu terlihat diletakkan dalam posisi miring.

Penggeledahan yang dilakukan sampai Senin (4/3/2019) pagi dilakukan untuk mencari barang bukti narkoba. Sejumlah barang bukti dikumpulkan, antara lain satu pak kondom, beberapa bungkus rokok, minuman dan sedotan.

Polisi membongkar kloset duduk di Hotel Peninsula untuk mencari barang bukti

Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad, saat dimintai tanggapan, Senin (4/3/2019) mengatakan pihaknya berharap pemeriksaan terhadap Andi Arief dilakukan dengan profesional. Dasco juga mempertimbangkan BPN Prabowo-Sandiaga akan memberikan bantuan hukum untuk Andi Arief.

“Berdasarkan asas praduga tak bersalah, kami minta agar pemeriksaan dilakukan dengan profesional,” ujarnya.

Dasco menyebut kejadian ini merupakan musibah. “Kami menganggapnya sebagai sebuah musibah dan turut prihatin,” katanya.

Sedangkan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik mengaku kaget dengan penangkapan itu. Dia mengaku belum mendapat informasi soal penangkapan Andi Arief.

Rachland mengaku mengenal Andi tidak memakai narkoba. “Ah Andi tidak pakai narkoba,” ujar Rachland. 

Juru Bicara Demokrat Imelda Sari juga mengatakan belum dapat info apa-apa. “Silakan tanya ke kepolisian.

DPP Partai Demokrat dikabarkan akan menggelar konferensi pers soal Andi Arief ini. (jar)

News Feed