oleh

Siapa Wanita yang Ditangkap Bersama Andi Arief?

-Utama-97 views

Jakarta, Radar Pagi – Sempat beredar kabar bahwa Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief ditangkap bersama seorang wanita. Belakangan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal membantahnya. Namun Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane meyakini keberadaan sosok wanita misterius itu.

“IPW mendapat informasi bahwa saat digerebek di kamar Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Wasekjen Partai Demokrat Andi Arif bersama wanita muda berkulit putih, menggunakan tanktop merah muda, bercelana jeans, memakai sepatu warna perak, serta berjam tangan kulit coklat. Selain perempuan itu, polisi juga menemukan tas perempuan warna hitam di sudut kamar hotel yang diduga milik perempuan tersebut,” kata Neta S Pane dalam keterangannya, Selasa (5/3/2019).

Neta Pane mengaku heran kepolisian tidak mengungkap keberadaan sosok perempuan di kamar Andi saat menggelar konferensi pers kemarin. “Sehingga muncul opini di masyarakat bahwa dalam menggunakan narkoba di kamar hotel itu, Andi Arief hanya seorang diri. Padahal sesungguhnya ada orang lain, yakni seorang wanita cantik,” kata Neta.

Dia meminta, polisi transparan dalam menangani kasus ini dan tidak melindungi pihak-pihak tertentu. Jika polisi tidak bersikap transparan, apalagi bersikap diskriminatif, kondisi Indonesia yang sudah ‘darurat narkoba’ saat ini menurutnya akan semakin parah.

“Sebab itu, keberadaan perempuan bersama Andi Arief itu menjadi penting dan perlu diungkap polisi secara transparan. Sehingga bisa diketahui apa sesungguhnya peran perempuan itu,” pinta Neta.

Bukan mustahil menurutnya, Andi Arief sebagai politisi yang selama ini kritis dan berseberangan dengan penguasa itu dijebak pihak tertentu agar tidak bersuara lagi menjelang Pilpres 2019.

“Jika itu yang terjadi, tentu patut dipertanyakan, siapa perempuan itu. Atau justru Andi Arief sesungguhnya pemakai berat narkoba dan sudah menjadi budak narkoba yang sudah masuk dalam radar kepolisian,” sebut dia.

IPW berharap, Polri dapat bersikap transparan dan tidak melindungi pihak pihak tertentu. Jika polisi tidak bersikap transparan, kondisi Indonesia Darurat Narkoba saat ini akan semakin parah.

“Jika para politisi sudah menjadi budak narkoba, pemberantasan narkoba seperti ini, apalagi yang bisa diharapkan di negeri ini? Sebab bagaimana pun pemberantasan narkoba perlu keputusan politik yang solid agar para bandar narkoba internasional tidak terus menerus mempecundangi bangsa ini,” kata Neta.

Sebelumnya, dalam rilis respons kepolisian, Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal menegaskan tidak ada sosok perempuan dalam penangkapan Andi Arief. Wasekjen Partai Demokrat itu diamankan seorang diri oleh penyidik.

Polri saat ini masih mendalami dugaan perempuan yang ramai diperbincangkan, diduga tengah bersama Andi Aried saat mengonsumsi sabu.

“Kita dalami, apakah sosok diduga tersebut sudah checkout atau bagaimana, tapi yang pasti Saudara AA diamankan seorang diri saat penangkapan,” kata Iqbal di Mabes Polri, Senin 4 Maret 2019.

Livy Andriany (kiri) wanita misterius berbaju pink (kanan)

Sempat beredar isu bahwa Caleg NasDem Livy Andriany adalah sosok perempuan berbaju pink tersebut. Namun dia menegaskan dirinya bukanlah perempuan yang diduga ada di kamar hotel saat penangkapan.

Livy bahkan membandingkan foto dirinya dengan foto perempuan yang diduga ada di dalam kamar itu.

Perbandingan foto itu diunggah di InstaStory akun Instagram Livy, Selasa (5/3/2019). Dia menegaskan dirinya bukanlah perempuan berbaju pink yang diduga berada di kamar hotel saat Andi Arief ditangkap. 

“Stop hoax Perempuan yang baju pink tersebut bukan saya,” demikian tulisan yang melengkapi perbandingan foto tersebut. 

Livy juga mengunggah foto dirinya sedang berada di Semarang pada 3 Maret 2019. Dia memang kembali ke Jakarta pada hari yang sama. Tapi ia menyatakan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Ketum Partai NasDem Surya Paloh juga menegaskan caleg dari partainya, Livy Andriany, bukanlah wanita yang disebut sekamar bersama Andi Arief. Paloh mengungkapkan Livy sempat shocked saat dituduh sebagai perempuan yang bersama Andi Arief.

“Saya (sudah) cek dan itu (tuduhan Livy bersama Andi Arief) hoaks,” kata Paloh di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Menurut Paloh, tuduhan Livy bersama Andi Arief berakibat pada kredibilitas dan nama baik Livy. Untuk itu, Livy sempat shocked.

“Yang saya tahu dia nangis-nangis. Menjerit-jerit,” ujarnya. (jar)

 

 

 

 

News Feed