oleh

1.568 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir Purworejo, Longsor Landa Yogyakarta

-Jawa-1.123 views

Purworejo, Radar Pagi – Selain di Sentani, Papua, banjir besar juga terjadi di Jawa Tengah. Sebanyak 1.568 jiwa mengungsi akibat banjir yang menerjang Purworejo, Senin (18/3/2019) pagi ini. Evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Belum diketahui apakah ada korban tewas dalam musibah ini.

“Sampai sekarang belum ada laporan korban jiwa, dan warga yang dievakuasi dibawa ke tempat pengungsian yang aman,” ujar Kepala BPBD Purworejo, Sutrisno, Senin (18/3/2019).

Dia menjelaskan hingga pagi ini ada belasan desa di empat kecamatan yang terendam banjir. Ketinggian air rata-rata 30 cm hingga 80 cm.  

Adapun empat kecamatan yang terendam banjir antara lain Kecamatan Bagelen, Purwodadi, Ngombol dan Bayan. Pihak BPBD Magelang, Kebumen, dan Basarnas Cilacap pun ikut diterjunkan untuk membantu mengevakuasi ratusan warga di Purworejo.

“Evakuasi juga dibantu dari BPBD Kebumen, Magelang dan Basarnas Cilacap,” lanjutnya.     

Yogyakarta Kebanjiran dan Longsor

Seolah tidak mau kalah dengan daerah lain, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta pun mengalami musibah serupa. Hujan yang terjadi sejak Sabtu (16/3/2019) mengakibatkan banjir serta tanah longsor di sejumlah titik di Yogyakarta.

Titik bencana banjir dan longsor itu tersebar di Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, dan Kulon Progo.

“Kami masih melakukan pendataan di lapangan, tetapi untuk longsor paling signifikan di sejumlah titik di Kulon Progo,” kata Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Wahyu Pristiawan di Yogyakarta, Minggu (17/3/2019) malam.

Bencana longsor di DI Yogyakarta ini terpetakan di tujuh titik di Kulon Progo, yang tersebar di daerah Kokap, Samigaluh, dan Girimulyo. Sedangkan di Kabupaten Bantul, bencana longsor terjadi di Imogiri, tepatnya di kawasan arah menuju Dlingo. (jar/dbs)

 

News Feed