oleh

Saksi Ahli Sebut Ahmad Dhani Hina Demonstran

-Hukum-89 views

Surabaya, Radar Pagi – Saksi Endang Sholihatin menilai pernyataan ‘idiot’ yang diucapkan Ahmad Dhani dalam vlog-nya memiliki unsur penghinaan secara tersirat. Sebab pernyataan itu tak bisa dilepaskan dari konteks keberadaan demonstrasi saat Dhani membuat video itu.

“Membingkai pernyataan itu tidak bisa secara sepotong, tidak bisa parsial, jadi konteks lingkungan semuanya berperan. Di situ terdapat penghinaan secara implisit,” kata Endang Sholihatin selaku ahli bahasa, dengan terdakwa Ahmad Dhani, di Ruang Cakra, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis, (21/3/2019).

Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur itu mengatakan, meski menyebut secara implisit (tidak langsung), namun pernyataan Dhani itu tetap memiliki subjek orang yang dihinakan, yakni para pendemo yang saat itu berada di luar Hotel Majapahit, Surabaya, tempat Dhani menginap.

“Itu bermuatan penghinaan. Di situ dijelaskan ada subjek, di situ ‘yang demo’. Yang demo’ itu subjek, lalu diikuti kata ‘ini idiot, idiot’. Penyebutan ‘idiot’ lebih dari satu kali berarti jamak, berarti lebih dari satu orang,” kata dia.

Menanggapi keterangan tersebut, Ketua Tim Penasihat Hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian Megantara, menyatakan keberatan. Dia meminta Endang sebagai ahli tetap menjaga independensi dan tidak diarahkan oleh pihak tertentu.

“Apalagi kalau sudah diarahkan, kalau dipesankan, kan enggak boleh, mudah-mudahan ahli ini objektif,” kata dia.

Suasana sidang kemudian diwarnai perdebatan antara kuasa hukum dengan saksi ahli. Majelis Hakim R Anton Widyopriyono sampai memotong perdebatan dan meminta kuasa hukum untuk menghormati keterangan ahli.

“Tolong hargai, itu pendapat ahli. Jika kuasa hukum merasa keberatan bisa disampaikan ketika sidang pembelaan,” kata Anton.

Sedikit perdebatan juga terjadi ketika  saksi ahli pidana Jusuf Jacobus dari Universitas Pelita Harapan Surabaya yang tengah menjawab pertanyaan JPU dengan membaca kertas yang dibawanya.

Tiba-tiba salah seorang kuasa hukum Dhani, Aziz Fauzi, menyela. “Mohoh maaf Yang Mulia. Saya ragu kalau saksi ahli ini benar-benar ahli. Ini saksi ahli pidana atau saksi ahli membaca?” ujar Aziz kepada Ketua Majelis Hakim, Anton Widyopriyono.

Ketika  tiba giliran ketua tim penasihat hukum Dhani, Aldwin Rahadian Megantara, membaca salah satu pasal, tiba-tiba gentian Jusuf Jacobus menyela.

“Sebentar Yang Mulia. Kok (dia) baca juga seperti saya? Saya tadi diprotes. Ini sekarang baca,” kata Jusuf disambut gelak tawa seisi Ruang Cakra.

Diolok seperti itu, wajah tim kuasa hukum Dhani terlihat malu. Sementara istri Dhani, Mulan Jameela, yang hadir di ruang sidang menampakkan mimic wajah tidak senang. (jar)

 .

News Feed