oleh

Buron Setelah Curi Rp 1,7 Miliar, Pejabat Bulog Mojokerto Ditangkap di Bandung

-Hukum-93 views

Surabaya, Radar Pagi – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur akhirnya meringkus tersangka kasus penggelapan dana Bulog sebesar Rp 1,7 miliar. Sigit Hendro Purnomo ditangkap di Bandung, Jawa Barat, setelah berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

“Ditangkap di rumah orang tuanya di kawasan Bandung,” kata Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Timur, Didik Farkhan, beberapa saat lalu.

Sigit Hendro Purnomo sebelumnya menjabat Kasi Komersial dan Pengembangan Bisnis Perum Bulog Sub Divre Surabaya Selatan di Mojokerto.  Saat menjabat inilah diduga Sigit menilep duit negara sebesar Rp 1,7 miliar.

Dia diduga tidak menyetorkan hasil penjualan kepada Rumah Pangan Kita (RPK) dan membuat rekening baru atas nama pribadi untuk menampung hasil penjualan tersebut.

Pihak Kejati Jawa Tmur kemudian menyelidiki dugaan korupsi ini, namun Sigit berhasil melarikan diri setelah tidak pernah memenuhi panggilan pemeriksaan Kejati Jawa Timur. Sigit pun masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Novemver 2018. Namun diketahui sejak 31 Oktober 2017, Sigit sudah tidak pernah masuk kantor.

Selain terlibat kasus dugaan korupsi, Sigit juga dilaporkan sejumlah rekanan ke Polda Jawa Timur. Saat masih menjabat sebagai Kasi Komersial dan Pengembangan Bisnis Perum Bulog Sub Divre Surabaya Selatan di Mojokerto, Sigit mengatasnamakan Bulog untuk melakukan penipuan.

“Ada kasus penipuan dan penggelapan beberapa rekanan Bulog Jatim seperti Puspa Agro dan pihak BUMD lain dengan total senilai 13 miliar rupiah,” ujar Didik. (jar)

News Feed