oleh

Khawatirkan Perpecahan Jelang Pemilu 2019, Veteran Minta TNI dan Rakyat Bersatu Lagi

-TNI/POLRI-179 views

Jakarta, Radar Pagi – Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) mengkhawatirkan kemungkinan perpecahan jelang Pilpres 2019 yang disebabkan perbedaan pilihan politik di tengah masyarakat.

“Saya teringat ketika pada tahun 1948, Republik Indonesia diserang oleh Belanda. Pemerintah waktu itu tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo dalam jumpa pers di Gedung Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Jakarta, Senin (25/3/2019).

Namun kala itu, sambung Sayidiman, TNI dan rakyat berhasil merawat keutuhan persatuan dan kesatuan Indonesia dengan cara bergerilya bersama melawan agresi Belanda hingga akhirnya kemerdekaan negeri ini diakui dunia pada 27 Desember 1949.

Kini persatuan yang diwujudukan TNI dan rakyat itu, kata Sayidiman, harus kembali diulang. “TNI dan rakyat harus solid melawan ancaman perpecahan jelang pemilu,” tegasnya.

Sayidiman mengimbau semua pihak agar dalam menghadapi pemilihan presiden dan legislatif janganlah ambisi pribadi begitu berlebihan sehingga mengorbankan persatuan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum LVRI Letjen (Purn) Rais Abin meminta TNI-Polri solid bersikap netral dalam Pemilu 2019. Dia juga meminta seluruh masyarakat untuk berkampanye sehat, tidak menebar hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian hanya untuk menjatuhkan salah satu pasangan calon.

“Mau ke mana negeri ini kalau tidak diselesaikan sekarang?” katanya. (jar)

News Feed