oleh

Ancaman Hukuman Mati untuk Pembunuh Calon Pendeta

-Hukum-82 views

Palembang, Radar Pagi – Nang (20) dan Hendri (18) yang disangka melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap calon pendeta asal Nias, Melinda Zidemi, kini terancam hukuman mati.  Keduanya dijerat dengan pasal 338 dan 340 KUHP.

“Pelaku terancam Pasal 338 dan 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Ancamannya hukuman mati,” kata Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain dalam konferensi pers di Polda Sumsel, Jumat (29/3/2019).

Kapolda sangat mengapresiasi keberhasilan anggotanya menyelesaikan kasus ini dalam waktu singkat. “Saya sangat mengapresiasi hasil kerja dari seluruh tim yang bertugas. Bertindak cepat dan segera bisa meringkus kedua pelaku,” ujarnya.

Kecurigaan pihak kepolisian terhadap para pelaku sendiri berawal dari informasi masyarakat bahwa pelaku sebelum kejadian sibuk mencari karet dalam ban pada warga sekitar.

“Saat ditanya oleh polisi mereka beralasan untuk mengikat stang motor. Namun saat ditanya di mana barang itu, mereka tidak bisa menunjukkan. Itu semakin menguatkan kecurigaan polisi ke pelaku,” katanya.

Tes DNA juga menjadi salah satu kunci cepatnya pengungkapan kasus ini adalah. Air liur dan darah pelaku yang diambil selama masa penyelidikan untuk dicocokkan dengan temuan di tubuh korban saat proses visum.

“Dari situ kemudian kami kembangkan. Tidak mungkin kami hanya mengandalkan pengakuan tersangka saja. Terus kami lakukan pengembangan dan ditemukan telepon genggam dan tas merah milik korban yang ditemukan penyidik di semak-semak sawit,” ujarnya.

“Kami juga menemukan Zebo (penutup wajah) di belakang rumah tersangka yang ditujukan oleh mereka langsung, serta barang-barang bukti lain termasuk belanjaan milik korban,” sambungnya.

Terkait motif, Zulkarnain memastikan pembunuhan karena adanya dendam. Salah satunya pelaku merasa terhina hingga akhirnya merencanakan memperkosa dan akhirnya membunuh pelaku. 

“Motif tidak lain pelaku merasa terhina dan ada kata-kata korban yang membuat pelaku sakit hati. Jadi pelaku merencanakan,” katanya.

Otak kejahatan ini, Nang, diketahui memendam rasa cinta pada korban. Belum jelas apakah perkataan korban ada kaitannya dengan cinta pelaku.

Melinda ditemukan tewas di Areal PT PSM Divisi 3 Blok F 19, Dusun Sungai Baung, Desa Bukit Batu, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, Selasa (26/3/2019) lalu.

Kurang dari 48 jam, tim gabungan Polda Sumsel Polres OKI dan Polsek Air Sugian berhasil meringkus pelaku pembunuhan calon pendeta Melinda Zidemi.

Kedua pelaku ditangkap di rumah masing-masing di mes PT PSM Air Sugihan, Sungai Baung, OKI. Mereka ditangkap berdasarkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi, terutama saksi kunci korban selamat yang berusia 9 tahun. (zal)

 

News Feed