oleh

Karung Beras Sepanjang 1,3 Km Sambut Kedatangan Neno Warisman di Banyuwangi

-Politik-90 views

Banyuwangi, Radar Pagi – Ratuan emak-emak pendukung Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga menyambut kedatangan Nenow Warisman ke Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (30/3/2019). Uniknya, mereka membentangkan spanduk sepanjang 1,3 Km yang terbuat dari karung beras bekas, berisi curhatan emak-emak.

Spanduk tersebut dibentangkan di Pondok Wina, Kelurahan Lateng, Banyuwangi. Untuk membuat spanduk tersebut, kurang lebih 55 kelompok relawan berpartisipasi mengirimkan karung beras berisi dukungan maupun curhatan ke Banyuwangi melalui jasa pengiriman selama satu bulan terakhir. Sesampainya di Banyuwangi, karung-karung beras itu dirangkai menjadi spanduk.

“Itu (karung bekas beras) dari seluruh penjuru Indonesia. Mereka (relawan) kirimkan ke Banyuwangi sebagai kampanye hemat dan jeritan kami emak-emak Indonesia,” ujar Tanti Pranawisanti, Ketua Macan Padi, Sabtu (30/3/2019).

Banyuwangi, kata Tanti, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan kampanye dan pembentangan spanduk panjang, karena pendukung Jokowi di Jawa Timur khususnya Banyuwangi masih tinggi dibanding dengan Prabowo.

“Makanya kita ingin masuk ke kandang petahana untuk menunjukkan bahwa dengan semangat sederhana, dengan spanduk rakyat yang dari karung beras bekas itu kita bisa bersatu oleh itu dengan kesederhanaan untuk mendukung Prabowo-Sandi,” kata Tanti.

“Kita siap mengantar keduanya menjadi pemimpin kami. Tentunya kami lakukan di Banyuwangi supaya menarik simpati dari pendukung petahana berpindah ke Paslon 02,” tambahnya.

Neno Warisman yang menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, mengaku terharu dengan ide jenius pendukung Prabowo-Sandi di Banyuwangi. Menurutnya itu merupakan bentuk orisionalitas pendukung Prabowo-Sandi yang mengubah barang bekas menjadi barang yang bermanfaat untuk pemilu.

“Saya bangga dan terharu. Inilah perjuangan pendukung dan relawan Prabowo-Sandi. Ini perjuangan kami,” katanya.

Awasi TPS Agar Kita Tidak Dicurangi

Neno Warisman kemudian mengawali orasi di Banyuwangi sekitar Pukul 14.00 WIB. Neno meminta kepada para relawan dan simpatisan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengawasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17 April mendatang.

“Kita ingin semuanya ada di TPS. Awasi TPS agar kita tidak dicurangi. Kita awasi pemungutan suara untuk menyambut kemenangan Prabowo-Sandi,” ujarnya dalam orasi dan kampanye Puncak Perjuangan Relawan 02 di Pondok Wina, Banyuwangi, Sabtu (30/3/2019).

Dengan mengawasi TPS, kata Neno, akan mengurangi kecurangan yang mungkin saja terjadi saat proses pemungutan suara.

“Jangan sampai ada kecurangan. Selangkah lagi kita menuju kemenangan. Awasi setiap TPS. Emak-emak ridho kan? Tanpa dibayar?” tambahnya.

Dia juga mengajak semua pendukung Prabowo-Sandi lebih memperbanyak munajat dan banyak berdoa. Khususnya pada 17 hari terakhir sebelum pelaksanaan pemilu 17 April nanti.

“Karena kemenangan itu bukan pada euforia massa, tapi atas izin Allah SWT,” tegasnya. (fat/dtc/red)

News Feed