oleh

Massa Pro Prabowo di Purworejo Keroyok Warga

-Nasional-185 views

Purworejo, Radar Pagi – Massa pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga yang baru saja selesai mengikuti  kampanye terbuka mengeroyok seorang warga yang kebetulan sedang memakai kaos bergambar Jokowi, di Jl Jogja KM 11, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Selasa (2/4/2019).

Akibatnya korban bernama Yuli Wijaya (28) mengalami luka hingga dirawat di rumah sakit. Beberapa sepeda motor yang kebetulan sedang diparkir di sekitar lokasi kejadian juga dirusak massa.

“Korban mengalami luka-luka di bagian kepala robek dan wajah memar,” ujar Kapolsek Bagelen, AKP Sarjana, Selasa (2/4/2019).

Sejauh ini polisi belum mengungkap motif pelaku mengeroyok korban dan belum mengetahui kenapa beberapa motor ikut dirusak dalam peristiwa tersebut.

Namun penelusuran wartawan menemukan saat kejadian korban Yuli Wijaya, warga Dukuh Sarangan, Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, sedang mengatur arus lalu lintas untuk jalur keluar masuk kendaraan proyek pertambangan batu andesit.

Tiba-tiba saja ratusan orang yang baru mengikuti kampanye di Lapangan Kemiri, Kecamatan Kemiri, melewati jalan tersebut, tepatnya di depan SDN Krendetan.

Mungkin merasa kesal melihat korban memakai kaos bergambar Jokowi, seorang dari peserta kampanye menghampiri dan langsung memukul korban.

Ternyata pemukulan tersebut memancing beberapa orang lainnya untuk melakukan hal serupa, bahkan ada yang melempari korban dengan batu. Beruntung korban tidak mengalami luka berat. Meski begitu, korban tetap dilarikan ke rumah RSUD dr Tjitro Wardojo Purworejo untuk diperiksa kondisinya.

Kasus pengeroyokan ini masih diselidiki petugas, dan belum ada satupun pelaku yang teridentifikasi. Hanya diketahui mereka adalah massa pendukung Prabowo.

“Kasusnya sampai sekarang masih kami tangani,” kata AKP Sarjana.

Masih Ditelusuri BPN

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyayangkan adanya kejadian ini.

“Tentu ini kami sayangkan. Pak Prabowo dan Bang Sandi selalu mengajak kampanye yang damai,” kata juru bicara BPN, Andre Rosiade, kepada wartawan, Selasa (2/4/2019).

Andre mengaku pihaknya sedang melakukan pengecekan. Andai benar kejadiannya demikian, BPN amat menyayangkannya.

“BPN lagi coba mengecek di lapangan kejadian di lapangan. Kami menyesalkan kalau ini benar-benar terjadi,” ujar Andre. (dtc/gbr/tor/gun)

 

News Feed