oleh

SBY Enggan Dikaitkan dengan Chat Habib Rizieq – Yusril Soal Keislaman Prabowo

-Utama-364 views

Jakarta, Radar Pagi – Partai Demokrat (PD) membantah bila Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut  sedang propaganda melawan politik Islam yang disebutnya sebagai ‘politik integritas’ beraroma SARA.

“Soal bawa-bawa nama Pak SBY di mana dikatakan Pak SBY sedang propaganda melawan politik Islam, jelas ngawur dan tidak benar itu,” tegas Ketua DPP PD, Jansen Sitindaon di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Seperti diketahui, dedengkot Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengaku bila Habib Rizieq meragukan keislaman Prabowo sehingga awalnya berusaha mengajukan cawapres yang berlatar belakang ulama.

Namun usaha menggolkan ulama sebagai cawapres ternyata gagal. Penyebabnya karena di lingkaran Prabowo banyak yang ‘Islamphobia’.

Dalam bukti percakapan whatsapp yang diperlihatkan kubu Yusril dalam konferensi pers di Hotel Cipta Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2019) kemarin,  Rizieq menyebut Praboeo terjebak dengan SBY yang sedang propaganda melawan politik Islam.

Hal itulah yang kemudian dianggap oleh Rizieq sebagai salah satu sebab kandasnya cawapres ulama.

PD mengaku tak habis mengerti dengan isi percakapan tersebut karena SBY selama ini dikenal sangat dekat denga para ulama dan umat Islam.

“Bagaimana ceritanya sekarang Pak SBY dituduh propaganda melawan Islam, sedang di zaman Pak SBY dulu berkuasa saja hubungan Pak SBY dengan ulama sangat baik. Hubungan Pak SBY dengan umat Islam sangat hangat dan dekat,” kata Jansen.

“Mana pernah ada kita dengar keluar narasi kriminalisasi terhadap ulama di zaman pemerintahan Pak SBY seperti halnya saat ini. Bahkan di masa Pak SBY kehidupan keagamaan kita secara keseluruhan sangat sejuk,” katanya lagi.

Jansen berpendapat masalah keislaman Prabowo seharusnya jangan menjadi perdebatan karena ketika Prabowo hendak maju Pilpres, semua dokumennya menunjukkan agama Prabowo adalah Islam.

“Semua dokumen negara sejak beliau tentara, menikah sampai mendaftar ke KPU sebagai Capres ataupun ketika bersama bu Mega di tahun 2009 maju sebagai Cawapres menunjukkan beliau itu Islam. Masak hal hal beginian masih mau terus kita polemikkan sih,” tutur Jansen. (zal)

News Feed