oleh

Sandiaga Kibarkan Bendera NU, Pengurus NU Lumajang: “Itu Pelecehan!”

-Politik-179 views

Jakarta – NU Lumajang memprotes keras aksi cawapres  Sandiaga Uno yang mengibarkan bendera NU di atas panggung saat kampanye di Stadion Semeru, Lumajang, Jawa Timur pada Kamis, 4 April lalu. Mereka menilai aksi tersebut sebagai pelecehan.

“Mencermati adanya kegiatan pengibaran ‘Bendera NU’ pada kegiatan kampanye akbar paslon 02 di Lumajang pada April 2019, pengurus NU Lumajang menyampaikan kekecewaan dan nota keberatan,” kata Rais NU Lumajang Husni Zuhri dalam pernyataan mereka dikutip pada Sabtu, (6/4/2019).

“Bentuk pelecehan kepada Jam’iyah Nadhatul Ulama yang dapat menimbulkan gesekan horisontal di tengah masyarakat,” tutur Zuhri.

Zuhri mengatakan bendera NU merupakan kehormatan Jam’iyah Nadhatul Ulama yang merupakan hasil istikhoroh para Muassis Jam’iyah Nadhatul Ulama yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan harokah perjuangan NU dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.

Di tempat terpisah, BPN Prabowo-Sandiaga meminta NU Lumajang untuk mencari orang yang membawa bendera tersebut ke lapangan kampanye.

“Itu kan yang bawa bendera ke lapangan bukan pak Sandi kan. Jadi artinya PCNU harus cari orang yang kalau keberatan, orang yang bawa ke lapangan ke kampanye,” kata Direktur Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad, saat dihubungi, Sabtu (6/4/2019).

Dasco mengatakan Sandiaga menghormati bendera NU yang dibawa ke lokasi kampanye sehingga bendera tersebut dikibarkan. Menurut Dasco, pengibaran bendera NU itu merupakan ekspresi kegembiraan Sandiaga terhadap warga yang datang.

“Itu kan pak Sandi karena spontanitas menghormati bendera NU di situ ada dan karena senang karena bendera NU juga bukan terlarang , sebagai bentuk penghargaan dia ambil kemudian dengan rasa gembira, dia kibar-kibarkan, kan begitu ekspresinya kalau saya lihat,” ujarnya.

Dia memastikan tak ada niat Sandiaga untuk melecehkan bendera NU. Dasco menyebut NU Lumajang seharusnya menyampaikan keberatan kepada orang yang membawa bendera, bukan kepada Sandiaga.

“Jadi tidak ada maksud dari pak Sandi untuk melecehkan, tolong dicek PCNU kalau keberatan, apakah yang membawa apakah itu orang NU atau bukan. Silakan kalau diproses, jangan pak Sandi nya,” imbuhnya.

Turunkan Tarif Listrik dan Sembako

Saat menggelar kampanye terbuka di Lumajang, Sandiaga Uno mengobral tiga janji. Mulai dari penurunan harga listrik hingga meningkatkan harga hasil pertanian, serta menstabilkan harga sembako.

“Kita melihat negeri kita ini melimpah jika kita benahi dalam waktu tidak lama maka harga listrik bisa turun terutama bagi masyarakat menengah ke bawah,” ujar Sandi.

Selain itu, Sandiaga juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membuka lapangan kerja. Jika terpilih, ia akan menyediakan 15 juta lapangan kerja dalam periode 2019-2024.

Selain itu, nasib petani juga akan menjadi perhatian Sandi. Ia akan berupaya meningkatkan harga jual hasil pertanian dan menjaganya agar lebih stabil.

“Saya mendapat amanah dari masyarakat Lumajang untuk membuka lapangan kerja masyarakat seluas-luasnya. Meningkatkan kesejahteraan petani, menjaga harga jual hasil petani stabil tidak turun,” pungkas Sandi. (jar/dtc)

News Feed