oleh

Awas! Pengembang Kue Isi Semen Beredar di Pasaran

-Hukum-383 views

Jepara, Radar Pagi – Pedagang dan pembeli harus mewaspadai beredarnya pengembang kue/roti yang terasa berisi semen. Setidaknya produk palsu berbahaya itu sudah beredar di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Beruntung dua pelaku yang memasarkan produk palsu tersebut berhasil diringkus polisi. Namun bukan mustahil produk sudah tersebar ke daerah lain.

Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, AKP Mukti Wibowo mengatakan, Wagito (56) dan Siswadi (41), warga Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku sebagai sales produk bahan pengembang kue merek Rajawali. Keduanya lantas berkeliling ke pasar untuk menawarkan bahan pengembang kue itu kepada para pedagang.

Sejumlah pedagang yang sudah terlanjur membeli bahan pengembang kue tersebut kaget bukan kepalang lantaran setelah kemasan dibuka isinya semen.

Modusnya, seorang pelaku berinisial WO berpura-pura menjadi pembeli yang sedang mencari bahan pengembang kue merek Rajawali dalam jumlah besar. WO lantas meninggalkan nomor ponselnya kepada para pedagang sasarannya. Dia minta dihubungi bila pedagang telah memiliki stok pengembang kue merek Rajawali tersebut.

Tak berapa lama kemudian, datanglah  Wagito dan Siswadi menawarkan pengembang kue Rajawali kepada pedagang.

“Keduanya mengaku sebagai sales bahan pengembang kue Rajawali kepada para pedagang. Karena tergiur permintaan WO yang hendak membeli dalam jumlah banyak, pedagang pun banyak yang membeli ke Wagito dan Siswadi,” ujar AKP Mukti Wibowo, Sabtu (27/4/2019).

Setelah membeli bahan pengembang kue dari Wagito dan Siswadi, para pedagang lantas menghubungi WO. Namun nomor ponsel sudah tidak aktif. Pedagang yang curiga kemudian membuka kemasan itu yang ternyata berisikan semen.

“Kasus ini kemudian dilaporkan dan kami segera ringkus para pelaku. Wagito dan Siswadi tertangkap dan WO masih kami buru,” ujar AKP Mukti.

Sementara ini ada 5 pedagang yang tertipu, di antaranya Siti Bariroh (27) yang membeli 40 dus pengembang kue palsu seharga Rp 14 juta.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Jepara Edi Marwoto meminta masyarakat berhati-hati. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk membuka terlebih dulu produk yang dipasarkan dengan merek yang sama agar tidak tertipu.

”Benar merek tersebut ada di pasaran. Namun yang dibeli oleh masyarakat itu palsu, karena setelah dicek isinya semen. Maka kalau ada yang tawarkan itu, buka saja dulu untuk tahu isinya,” imbaunya. (inet)

 

News Feed