oleh

Polda Jatim Bantah Dituduh Rekayasa Kasus Vanessa Angel

-Hukum-98 views

 

Surabaya, Radar Pagi – Dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (29/4/2019) kemarin, pengacara Vanessa Angel, Milano Lubis, menyebut kasus kliennya hanyalah rekayasa oknum polisi. Dia menyebut transferan Rp80 ke pihak mucikari yang disebut dilakukan pengusaha Rian Subroto, sebenarnya dilakukan oleh oknum polisi bernama Herlambang Hasea.

“Kami sudah menemukan bukti pentransfer Rp 80 juta, yaitu bagian dari anggota Polda Jawa Timur. Yang inisalnya adalah HH,” ujar Milano kepada wartawan, usai persidangan.

Indikasi lainnya adalah sampai sejauh ini, sosok Rian Subroto masih misterius, terbukti tidak pernah dihadirkan ke persidangan. Karena itu di persidangan, Milano meminta kepada JPU agar menghadirkan sosok Rian Subroto yang hingga kini masih misterius. Tak hanya Milano, hakim juga memerintahkan jaksa menghadirkan paksa Rian Subroto.

Untuk dugaan rekayasa ini, kuasa hukum Vanessa Angel akan melapor ke Bareskrim Mabes Polri.

“Kami akan melaporkan semuanya ke Propam Mabes Polri, terkait penyidikan ini yang tidak benar, kami akan laporkan semuanya,” kata Milano.

Bahkan kuasa hukum Vanessa lainnya, Robert Mantinia dan Yafed Kurniawan, kuasa hukum muncikari Tantri Novanta, meminta Rian Subroto dihadirkan. Jika jaksa tidak bisa menghadirkan Rian, maka Vanessa Angel dan kliennya harus dibebaskan.

“Yang perlu saya tegaskan, agar kasus ini terang benderang saksi kunci, Rian Subroto harus dihadirkan, jika tidak bisa dihadirkan atau dijemput paksa oleh JPU atas perintah Hakim. Hakim harus berani membebaskan sesuai fakta hukum dan persidangan maka Vanesa dan ketiga muncikari harus dibebaskan. Sebab dari mana uang itu ditransfer harus jelas,” kata Robert.

“Fakta hukum yang terungkap, bahwa yang melakukan transfer itu bukan Rian Subroto. Yang transfer ini adalah Herlambang Hasea ke rekening Tentri Novanta,” kata Robert.

Kedua pengacara tersebut, sepakat meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar sosok Rian Subroto harus dihadirkan, mereka juga meminta Herlambang Hasea juga diperiksa sebagai saksi.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Managera mempersilahkan pengacara untuk melapor. Pihaknya akan menghadapi laporan tersebut.

“Begini, apapun yang dilakukan pengacaranya, dia menyatakan bahwa ini direkayasa, bahwa ini mau dilaporkan. Silahkan, ruangnya kan ada. Ruangnya mau dilaporkan ke Mabes Polri, kita hadapi,” kata Barung saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (30/4/2019).

Barung menambahkan apa yang dituduhkan pengacara Vanessa Angel tidak benar. Jika Milano menyampaikan ke media atas tuduhan rekayasa kasus, Barung mengatakan akan menampik hal ini.

“Mau dia praperadilan kita hadapi, mau dia menyampaikan ke media kita counter lewat media juga bahwa itu tidak benar,” lanjutnya.

Meski demikian, Barung menegaskan pihaknya siap menghadapi setiap laporan tersebut.

“Polda Jatim siap menghadapi setiap tingkatan yuridis yang akan dilaksanakan. Misalnya dia lapor, atau misalnya dia nantinya minta gelar perkara kita siapkan,” tegas Barung. (Igo/hil/fat/dtc)

News Feed