oleh

11 RS di Jakarta Putus Kontrak dengan BPJS, Ini Daftarnya

-Jabodetabek-554 views

Jakarta, Radar Pagi – Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Khafifah Any menyebut total ada 11 RS di Ibu Kota yang putus kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Berikut daftarnya:

1.RSU Kramat 128
2.RSUD Johar Baru
3.RSUD Pademangan
4.RSU Cinta Kasih Tzu Chi
5.RSUD Kalideres
6.RSU Siloam Asri
7.RSU Andhika
8.RSU dr. Sutoyo Pusrehab
9.RSUD Jagakarsa
10.RSUD Mampang Prapatan
11.RSUD Kramat Jati

Putusnya kerjasama ini berkaitan dengan masalah akreditasi RS yang menjadi syarat wajib kerja sama.

Peraturan pemerintah memang menetapkan setiap RS wajib terakreditasi berkala paling sedikit 3 tahun sebagai bentuk perlindungan terhadap pasien dan tenaga kesehatan. Sehingga rumah sakit yang belum memiliki akreditasi akan diputus kontak kerjasamanya dengan BPJS Kesehatan.

“Akreditasi merupakan salah satu persyaratan. Oleh karenanya, RS yang belum akreditasi atau sudah habis masa akreditasinya itu sama dengan rumah sakit yang belum memenuhi peraturan,” kata Deputi Direksi Bidang Jaminan Pembiayaan Kesehatan BPJS Kesehatan, Budi Mohammad Arief, dikutip dari detikHealth, Kamis (2/5/2019).

Budi menuturkan BPJS Kesehatan sudah berkali-kali mengingatkan rumah sakit untuk mengurus akreditasi. Sebab fasilitas kesehatan yang ingin bekerjasama dengan BPJS Kesehatan wajib terakreditasi demi meningkatkan mutu dan pelayanan bagi masyarakat.

Khusus untuk RSUD, Khafifah Any memastikan pasien peserta BPJS Kesehatan masih tetap bisa mendapatkan pelayanan. Sementara itu untuk RS swasta maka pelayanannya tetap mengikuti aturan.

“RSUD akan tetap melayani pasien JKN-KIS. RS Swasta melayani pasien sesuai aturan JKN-KIS,” ujar Khafifah.

Tampaknya memang tidak semua RS yang putus kontrak menerima pasien BPJS. Seperti yang terlihat di papan pengumuman RS Kramat 128, Jakarta Pusat. Di sana tertera pelayanan dihentikan untuk sementara. Proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan kembali dilanjutkan setelah akreditasi selesai..

Kendati begitu, di RS Kramat 128 pelayanan BPJS Kesehatan tetap tersedia untuk pasien cuci darah (hemodialisa). Pelayanan juga tersedia untuk kemoterapi lanjutan dan layanan bersifat gawat darurat (emergency). (fds/up/dth/fitria)

 

 

 

 

News Feed