oleh

Kasdim 0735/Surakarta Hadiri Upacara Hardiknas Tahun 2019

-TNI/POLRI-92 views

Surakarta, Radar Pagi – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor Inf Alfian Yudha Praniawan bersama segenap unsur Forkopimda Kota Surakarta menghadiri upacara peringatan Hardiknas tahun 2019 di lapangan Stadion R Malady, Sriwedari, Solo, Kamis (2/5/2019).

Upacara bertemakan “Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan” tersebut diikuti oleh perwakilan ASN, PGRI, pelajar SLTP dan SLTA, serta dihadiri Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Wakil Wali Kota Surakarta H. Achmad Purnomo, Ketua DPRD Kota Surakarta Drs. Teguh Prakoso, Kasrem 074/Wrt Letkol Inf Yudi Purwanto, Dan Satdik Pusdiktop Letkol Ctp Agus, serta seluruh Kepala UPD Pemkot Surakarta.

Wali Kota Surakarta selaku Inspektur Upacara membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Dalam sambutannya, Mendikbud mengatakan bangsa Indonesia baru saja melewati Pemilu serentak pada 17 April 2019 yang lalu. Dilihat dari sudut pandang pendidikan, di dalam Pemilihan Umum harus terjadi proses pembelajaran bagi setiap warga negara. Proses belajar pada hakikatnya adalah momentum terjadinya perubahan tingkah laku menuju ke kedewasaan. Dalam hal ini semakin dewasa dalam berdemokrasi.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa terbentuknya warga negara yang demokratis merupakan tujuan pendidikan nasional kita,” kata Mendikbud sebagaimana dibacakan Wali Kota.

Dia menjelaskan, Pasal 13 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional  menyebutkan “Tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Mendikbud juga menjelaskan, tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumberdaya-sumberdaya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan.

“Saat ini peserta didik kita didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru. Selaras dengan itu, dalam konteks kebudayaan, posisi kebudayaan sebagai basis pendidikan nasional semakin kukuh dengan disahkannya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta Kongres Kebudayaan tahun 2018,” katanya.

Mendikbud berhadap implementasi undang-undang tersebut dapat meningkatkan ketahanan budaya, meningkat pula dalam mengambil peran di tengah peradaban dunia. (arda 72)

News Feed